Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaRusia-Suriah Sepakati Gencatan...

Rusia-Suriah Sepakati Gencatan Senjata Selama 8 Jam

MOSKOW — Pemerintah Rusia mengumumkan untuk menghentikan serangan udara sementara waktu di Aleppo, Suriah. Operasi tidak akan dilakukan selama lebih kurang delapan jam, mulai pukul 8.00 hingga 16.00 waktu setempat. 

Dengan demikian, selama waktu jeda, jalur kemanusiaan di kota tersebut dapat berada dalam kondisi aman, Warga sipil, maupun oposisi yang menetap di dalamnya dapat meninggalkan Aleppo. 

Meski demikian, PBB mengatakan seharusnya operasi dihentikan sedikitnya selama 12 jam. Dengan waktu jeda pertempuran itu, bantuan kemanusiaan dapat maksimal disalurkan. 

“Kami sangat menyambut jeda dalam pertempuran itu untuk memungkinkan bantuan kepada warga dilakukan. Namun, sedapat mungkin waktu berlangsung lebih lama untuk memberi jaminan perlindungan pada mereka,” ujar juru bicara PBB Stephane Dujarric, dilansir BBC, Senin (17/10). 

Pengumuman Rusia datang setelah laporan warga sipil yang menjadi korban dalam serangan udara di Aleppo. Salah satunya adalah satu keluarga, termasuk delapan anak dan dua perempuan yang tewas dalam 24 jam terakhir. 

Rusia menjadi pihak yang mendukung rezim Pemerintah Suriah. Dalam jeda kali ini, negara itu bersama dengan pasukan Suriah memastikan menghentikan semua jenis serangan, termasuk dari darat. 

Salah satu pejabat Kementerian Pertahanan Rusia Sergei Rudskoy mengatakan segala cara untuk mencapai perdamaian di Suriah akan dilakukan. Namun, masih dibutuhkan waktu untuk mendapatkan kesepakatan dalam menyelesaikan konflik secara keseluruhan. 

“Rusia bekerja untuk mencari solusi kemanusiaan atas Aleppo dan konflik Suriah. Tapi untuk kesepakatan seluruhnya dibutuhkan waktu,” jelas Rudskoy.[]Sumber:republika

Baca juga: