TAPAKTUAN – Muhammad Rafa Saputra (4,2 tahun) anak salah seorang nelayan Desa Ujong Padang, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan tewas terseret ombak laut yang diduga saat mandi-mandi dengan teman-temannya, Minggu, 29 Januari 2017, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Desa Ujong Padang, Kecamatan Sawang, H. Muhammad Syam mengatakan, korban diketahui telah hilang dari rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB. Mengetahui anaknya tidak ada di rumah, ayah korban bernama Nainunis (38 tahun) salah seorang nelayan di desa setempat melakukan pencarian di sekitar perkampungan penduduk hingga pinggir pantai.

“Saat melakukan pencarian ke tanggul laut Desa Ujong Padang sekitar pukul 17.00 WIB, ayah korban hanya menemukan baju korban yang terletak di atas tanggul. Ayah korban sangat yakin itu baju anaknya karena baju dan celana itu baru saja dia pakaikan pada anaknya. Setelah dipastikan korban telah hilang terseret ombak laut, puluhan warga langsung melakukan pencarian menggunakan boat dan perahu menyisir pinggir laut,” ujar Syam.

Tim Satgas SAR Tapaktuan baru sampai ke lokasi sekitar pukul 20.00 WIB. Pencarian korban yang terus dilanjutkan bersama warga setempat terpaksa dihentikan sekitar pukul 23.30 WIB karena suasana gelap disertai angin kencang dan ombak laut besar.

Saat Tim SAR menghentikan pencarian dan lokasi kejadian mulai lengang, tiba-tiba dua anak masing-masing bernama Rifki dan Khaidir kembali melanjutkan pencarian dengan menyisir bibir pantai dengan berjalan kaki. Saat sedang berjalan di pinggir pantai dengan diterangi lampu senter, mereka melihat korban tergeletak di atas pasir dihempas ombak laut.

“Rifki dan Khaidir tersebut masih ada hubungan family dengan korban. Mereka merasa terdorong untuk melanjutkan pencarian pada malam itu dengan cara berjalan kaki menyisir bibir pantai. Sekitar pukul 24.00 WIB mereka menemukan korban tergeletak di bibir pantai yang berjarak dari lokasi kejadian sekitar 50 meter. Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada warga untuk selanjutnya langsung mengevakuasi korban ke rumah duka,” ungkap Syam.

Setelah disemayamkan di rumah duka sejak Senin dinihari, pagi tadi korban dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat.[]

Laporan Hendrik