LHOKSEUMAWE – Analis Ekonomi Politik Aceh Bisma Yadhi Putra mengatakan, para calon Gubernur–Wakil Gubernur Aceh harus menyampaikan visi dan misi secara konkret saat debat publik atau debat kandidat yang digelar KIP Aceh, Kamis, 22 Desember 2016, malam.

“Cagub–Cawagub jangan menyampaikan visi misi dengan bahasa yang abstrak atau masih meraba-raba. Jangan memberikan harapan palsu kepada masyarakat. Contohnya, para kandidat menyebutkan program kesejahteraa rakyat. Itu kan masih abstrak, seharusnya lebih konkret dengan menjelaskan kesejahteraan yang bagaimana akan digagas,” kata Bisma menjawab portalsatu.com di Lhokseumawe, Kamis siang.

Contoh lainnya, kata Bisma, jika para cagub menyebut soal peningkatan investasi dengan mengundang invenstor dan menjamin keamanan. “Itu harus secara komplit, jangan menyatakan saja investasi, tapi investasi apa yang mau dijalankan tidak ada konsep matang dan terukur. Ini menjadi catatan penting bagi para kandidat,” ujarnya.

Menurut dia, persoalan yang perlu menjadi fokus utama didebatkan para cagub menyangkut kondisi Aceh saat ini antara lain terkait ekonomi. “Persoalan ekonomi sangat penting. Selama ini keluhan utama masyarakat adalah ekonomi. Nah, untuk itu merubah persoalan itu perlu adanya pemetaan sosial secara spesifik,” kata Bisma.

Bisma menjelaskan, strategi meningkatkan perekonomian rakyat Aceh ke depan harus didesain dengan baik untuk tujuan jangka panjang. “Untuk meningkatkan ekonomi warga yang paling penting sekarang caranya itu bagaimana. Jangan berbicara melebar tanpa ada manfaat. Contoh yang spesifiknya yakni sektor perikanan. Para kandidat (cagub) bisa memfokuskan pada (persoalan dihadapi) petani tambak. Nah, dengan itu para kandidat terpilih bisa memetakan secara rinci kebutuhan para petani itu,” ujarnya.

“Orang akan bingung jika tidak ada gambaran utuh si calon nanti terpilih. Dengan demikian simpati masyarakat kurang. Saya berharap para calon dalam debat para kandidat harus mengedepankan solusi yang konkret sesuai data di lapangan, sehingga menarik simpati para pemilih. Saya juga berharap kepada pemilih jangan hanya melihat kharisma para kandidat, tapi lihatlah program siapa yang jelas untuk Aceh ke depan,” pungkas Bisma.[]