BANDA ACEH – Anggota Komisi VII DPR Aceh Hj. Ismaniar, menjagokan Danau Laut Tawar sebagai destinasi wisata favoritnya. Dibandingkan beberapa destinasi wisata lainnya di Aceh Tengah, Danau Laut Tawar menurutnya lebih dari segi fasilitas wisatanya.

“Karena saya berasal dari (dapil) Gayo sudah pasti Danau Laut Tawar andalan saya,” katanya sambil tertawa kepada portalsatu.com, Kamis, 27 Oktober 2016.

Sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Aceh kata Ismaniar, Gayo khususnya Takengon tidak hanya menjual potensi alamnya saja yang terkenal dengan keindahan panorama dan hawa sejuknya. Tapi juga diperkaya dengan keragaman cita rasa kulinernya yang khas dan mudah didapat.

“Kalau kita ke Takengon itu makanannya jelas, ada restoran khas Aceh, ada yang khusus menjual makanan khas Gayo seperti ikan depik goreng, mujair pengat dan asam jeng atau asam keueng,” ujar anggota dewan yang juga Ketua Ikaboga Aceh ini.

Idealnya kata dia, setiap daerah tujuan wisata memiliki kuliner unggulan yang bisa dipromosikan. Sehingga yang bisa dijual di daerah itu bukan cuma potensi alamnya saja, tetapi juga ada kuliner dan budayanya.

“Misalnya kalau kita mau ke Ulee Lheue Banda Aceh, nanti ada satu tempat yang menjual kuliner khas Ulee Lheue di sana. Nah ini kita dari Ikaboga juga sedang mengusahakan agar ke depan ada pelatihan-pelatihan seperti ini, kita akan kerjasama dengan pemerintah melalui instansi terkait.”

Menurutnya hal ini perlu diperhatikan, agar ketika ada wisatawan yang datang ke daerah tujuan wisata tertentu juga bisa menikmati sajian kuliner lokal.

“Jadi wisatawan itu tidak hanya menemukan makanan yang sudah umum saja, tapi juga ada menu khasnya, karena pasti cita rasanya sangat berbeda.”[]