BANDA ACEH – Anggota Komisi X DPR RI, Muslim, mengatakan ada beberapa daerah di Aceh selain Sabang dan Banda Aceh yang 'layak jual' dan perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Aceh. Ia mencontohkan seperti Gayo, daerah berhawa sejuk di dataran tinggi Aceh yang memiliki nilai jual melalui kopi dan keberadaan danau Laut Tawar.
Apalagi kata dia, saat ini sudah ada penerbangan langsung setiap harinya dari Bandara Kualanamu, Sumatera Utara ke Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah. Hal ini tentunya akan memudahkan wisatawan untuk berkunjung langsung ke Gayo.
“Artinya hari ini pemerintah daerah di Aceh, khususnya Gayo harus terus melakukan promosi. Terutama di bidang infrastrukturnya yang harus diseriusi,” kata Muslim saat dihubungi portalsatu.com melalui telepon selulernya, Jumat sore, 9 September 2016.
Siapa pun yang pernah ke Laut Tawar kata dia, tak memungkiri keindahan dan pesona danau yang menjadi magnet wisatawan di Gayo itu. Hanya saja menurutnya fasilitas penunjangnya masih belum memadai, seperti kapal untuk berkeliling danau yang baru tersedia dua unit.
Ia menyarankan, pemerintah harus pandai mencari investor untuk membangun infrastruktur di lokasi wisata danau Laut Tawar. Misalnya dengan membangun dermaga yang lebih representatif untuk tempat 'parkir' boat-boat kecil yang jumlahnya bisa diperbanyak lagi.
Jika ini dikelola dengan lebih serius lagi, Muslim meyakini danau Laut Tawar akan meraup lebih banyak kunjungan wisatawan nusantara, khususnya dari Sumatera.
“Banyak objek wisata di Gayo, promosi secara media sosial sudah bagus tapi dukungan dari pemerintah yang belum terlalu maksimal,” katanya.
Ia berharap, masuknya Aceh sebagai nominator di Kompetisi Wisata Halal 2016 ini menjadi motivasi bagi pemerintah kabupaten kota di Aceh untuk terus berbenah di sektor wisata.[](ihn)



