SUBULUSSALAM – Anggota DPRK Subulussalam insial A membantah pernyataan Ketua Panwaslu Kota Subulussalam, ES, menyebutkan kasus dugaan mesum yang dilaporkannya sarat muatan politik.
“Saya melapor si ES karena yang bersangkutan melakukan mesum dengan istri saya. Ini tidak ada kaitannya dengan politik. Kalah menang dalam pemilu itu biasa,” kata anggota DPRK Subulussalam inisial A membantah pernyataan ES yang sebelumnya menyebutkan kasus ini sarat muatan politik, Senin, 20 Mei 2019.
Anggota DPRK Subulussalam ini menegaskan tidak pernah menyogok Ketua Panwaslu Kota Subulussalam untuk melakukan PSU di salah satu kampung di Kecamatan Sultan Daulat, apalagi menawarkan satu unit mobil mewah jenis fortuner.
“Tidak pernah saya menyogok dia, katanya sogok pakai mobil fortuner, saya saja tak punya mobil fortuner, nampak kali asal nuduh,” ucap legislator ini.
“Justru dia (ES) yang memanfaatkan istri saya. Pakai uang istri saya Rp10 juta. Saat ditagih istri saya selalu beralasan belum ada uang. Saya tahu masalah uang ini, saat saya introgasi apa saja sudah diberikan sama si ES, di situlah aku tahu,” ungkap anggota dewan ini.
Setelah didesak, kata A, akhirnya ES baru mengembalikan uang tersebut dan itu pun senilai Rp 9 juta atau kurang Rp 1 juta dari jumlah yang diambil sebelumnya.
“Saya merasa orang rumah saya diperas, tidak hanya diselingkuhi. Saya tagih akhirnya baru dibayar pada tanggal 7 Mei lalu,” jelas A kepada portalsatu.com/ sambil menunjukan bukti slip pembayaran yang dikirim ES kepadanya.
Ia menegaskan kasus yang ia laporkan ini murni karena ES diduga melakukan perbuatan mesum dengan istrinya. Bahkan, kata A, ES dan istrinya saat diinterogasi mengakui sudah dua kali berhubungan badan layaknya suami istri di salah satu rumah warga di Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri. Bahkan, kata A, ES waktu itu mengaku kilaf dan meminta maaf atas perbuatan tersebut.
“Saat saya interogasi mereka berdua mengakui melakukan perbuatan itu, dua kali di rumah warga di Lae Oram. Buktinya mereka mengakui ada saya rekam dalam video,” ungkapnya.
Tidak sampai di situ, dalam video yang diperlihatkan A kepada portalsatu.com/, terlihat istri dewan ini selain mengakui melakukan perbuatan mesum dengan ES, ia juga bersedia dinikahi ES yang saat itu berada di sampingnya disaksikan salah seorang saksi yang mendengar percakapan itu diduga pemilik rumah warga Lae Oram.[]




