LAMPUNG – Candaan Pelda Bambang Topo Ariwibowo terpaksa berujung di rumah sakit Rumah Sakit DKT Bandarlampung. Pasalnya, anggota Kodim 0422 Lampung Barat itu bonyok dibogem seorang oknum anggota Satlantas Polda Lampung, Aipda Doni.
Pemukulan itu terjadi Jumat (2/9) kemarin. Awalnya, pukul 07.00 WIB bertempat di Jalan Pangeran Tirtayasa kelurahan Sukabumi kecamatan Sukabumi Bandarlampung, Bambang mengantar anaknya, Andini, 13, ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor.
Sesampainya di pertigaan lampu merah kelurahan Sukabumi, karena tak mengenakan helm Bambang diberhentikan Doni yang saat itu tengah bertugas.
Atas teguran tersebut Bambang meminjam helm kepada tukang ojek di pertigaan lampu merah itu dan langsung mengantar anaknya ke sekolah.
Setelah itu, Bambang pulang ke rumah untuk mandi. Lalu, Bambang mengenakan pakaian dinas dan mengembalikan helm yang dipinjamnya dari tukang ojek itu. Setibanya Bambang di pangkalan ojek, Doni yang masih berada di TKP langsung mendatangi.
Dengan nada bercanda di pangkalan ojek tersebut, Bambang yang masih duduk di atas sepeda motornya mengatakan kepada Doni Saya ini anggota sambil menyentuh perut Doni.
Namun candaan itu tak diterima Doni dan memukul mata kiri Bambang sebanyak 1 kali. Bambang mencoba membalas namun dipegangi oleh teman-teman Doni sesama anggota polisi.
Bambang pun mengalami luka lebam dan memar di mata kiri. Akibatnya Bambang dilarikan ke RS DKT untuk mendapatkan penanangan medis. Atas saran dari Dr. Imelda di RS DKT, Bambang harus mejalani rawat inap.
Dandim 0422 Lampung Barat Letkol Inf Iskandar didampingi Danunit Intel Kodim 0422 Lettu Inf Jauhari tiba di RS DKT untuk melihat kondisi Bambang. Kini, Doni yang melakukan pemukulan sudah dalam penanganan Propam Polda Lampung.
Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin sudah menerima informasi pemukulan yang dilakukan anggotanya.
Sudah saya terima, bila memang betul anggota saya yang salah ya dihukum. Tapi alangkah baiknya dalam berkendara memakai helm dan taati aturan. Aipda Doni ini kan menjalankan tugasnya. Saya jugakan yang mencanangkan untuk Lampung yang tertib berkendara dengan memakai helm. Tidak terlepas itu anggota atau bukan. Semua harus tertib, ujar Kapolda, Jumat (2/9) petang.[] Sumber: jpnn.com




