TAKENGON – Polres Aceh Tengah bersama Dinas Perhubungan setempat, memasang ratusan ban mobil bekas di tikungan tajam menuju lokasi wisata Pantan Terong, tepat di Desa Bahgie, Kecamatan Bebesen, Senin, 24 Juli 2017.
Pemasangan itu dimaksud untuk mencegah adanya korban lakalantas bagi wisatawan yang berkunjung ke puncak tertinggi di dataran tinggi Gayo itu.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Haryajadi menjelaskan, laka tunggal dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jalur menuju Pantan Terong atau tepat di tikungan Desa Bahgie kerap terjadi. Terhitung sejak 2016 hingga Juli 2017 katanya, empat nyawa melayang dalam kasus laka tunggal itu.
“Laka terakhir terjadi pada 9 Juli 2017 atau dua pekan pasca Idul Fitri 1438 H. Laka tunggal itu telah mengakibatkan satu nyawa melayang dan satu kritis, mereka merupakan warga Aceh Utara,” kata Kapolres AKBP Haryajadi, Senin, 24 Juli 2017.
Selain pemasangan ban mobil bekas, pihaknya juga turut memasang sejumlah spanduk peringatan mulai dari turunan puncak lokasi wisata Pantan Terong agar pengendara lebih waspada.
Baca: Laka Tunggal di Pantan Terong, Satu Nyawa Melayang
Terlebih kata AKBP Haryajadi, tikungan yang terletak di Desa Bahgie memiliki ketinggian hingga 1,5 Km dari puncak lokasi wisata Pantan Terong.
“Penyebab laka tunggal selama ini juga diakibatkan karena rem kendaraan blong, ini lantaran turunannya cukup jauh, terlebih kendaraan matic, pengereman tidak dapat dibantu dengan kopling,” ujar Kapolres AKBP Haryajadi.
Kepada wisatawan ia turut mengimbau agar terlebih dahulu mengecek kondisi kendaraan sebelum mendaki puncak wisata Pantan Terong. Terlebih bagi mereka wisatawan yang berasal dari luar daerah.[]



