BANDA ACEH – Meninggalnya Anwar MG,S.H Kepala Jasa Raharja Lhokseumawe yang mengalami laka tunggal di Jeunieb, Bireuen pagi tadi, Senin 13 Juni 2016 sekitar pukul 05:00 meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga dan kerabat-kerabatnya.
Sosok Anwar yang dikenal sopan, lembut dan sangat perhatian kepada keluarganya itu meninggalkan empat orang anak yaitu, Andrina seorang pegawai di salah satu bank di Bali, Aldita berprofesi sebagai dokter gigi di Banda Aceh, Alfi Riski masih duduk di bangku kelas 1 SMA, dan Muhammad Fadhel yang masih duduk dibangku kelas 1 SMP.
“Kami tidak punya firasat apa-apa, kemarin kami masih berbuka puasa bersama di rumah bapak,” kata Rizki Munandar suami dari Aldita anak kandung Anwar.
Rizki menyebutkan sebelum kejadian dia sempat berbuka puasa bersama di kediaman mertuanya dan tidak memilki firasat apa- apa saat itu. Setelah berbuka Rizki Pamit keluar rumah. Namun sekitar pukul 01:00 Anwar menelpon dan mengatakan akan berangkat ke Lhokseumawe,” kata Riski.
Seperti biasanya bapak setiap hari libur, Sabtu dan Minggu pasti kembali ke Banda Aceh untuk berkumpul dengan keluarga, nantinya Mminggu malam bapak kembali ke Lhoksemawe untuk bekerja seperti biasa,” ujarnya.
Namun Ia tidak menyangka, sekitar pukul 05:00 pagi dia mendapat informasi perihal kecelakaan tersebut, Rizky dan istrinya langsung menuju Bireun. Sesampainya di sana dia langsung mengurus administrasi jenazah Anwar dan mengurus rujukan Istri Anwar dari RS Fauziah Bireuen untuk menuju RSUZA Banda Aceh.
Almarhum Anwar seorang bapak yang lembut, sopan perhatian terhadap keluarga dan sangat enak diajak bertukar pikiran, kata Rizky.
Kini jenazah Anwar sudah dikebumikan di tempat pemakaman Gampong Batoh sekitar pukul 14:00,
tetapi Andrina anak pertama Anwar, tidak sempat melihat jenazah karena tepat pukul 16:00 dirinya masih di pesawat menuju ke rumah duka.[]
Laporan Ramadhan



