BANDA ACEH – Semak belukar tumbuh subur di halaman gedung berlantai dua (sebelumnya tertulis berlantai tiga) itu. Berada di Gampông Ilie berbatasan dengan Gampông Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, bangunan kokoh tersebut terlihat sepi, awal Agustus 2017 lalu.

Gedung ini berada tak jauh dari Krueng Aceh, tepatnya di Jalan Politeknik, Banda Aceh. Konstruksi gedung ini berlantai keramik putih. Memiliki ruang parkir di bassement dan dua gudang berukuran sekitar 3×4 meter di sisinya.

Tidak diketahui untuk apa gedung semegah itu dibangun. Namun, informasi dari warga sekitar menyebutkan, gedung ini direncanakan menjadi rumah susun atau Rusunawa untuk Politeknik Aceh. Kontraktor membangunnya pada 2012 lalu, dan hingga sekarang belum dipergunakan.

Aset mewah ini berdiri di atas tanah yang tidak rata. Akses jalan masuk ke pekarangan gedung tersebut bahkan telah dijadikan tempat pembuangan sampah. Hingga saat ini, portalsatu.com masih melacak siapa penanggungjawab aset mewah ini. Belum ada yang “mengacungkan jari” meskipun selentingan kabar menyebutkan gedung itu milik Pemko Banda Aceh.[] (*sar)