BANDA ACEH Beauty Donat adalah salah satu dari sekian banyak kuliner unik yang ada di Aceh. Dengan rasa manis yang khas dan bertaburan aneka topping yang cantik menjadikan kudapan ini banyak dinikmati oleh berbagai kalangan. Pengusaha kuliner ini, Riski Amalia, berusaha untuk membuat makanan yang cocok di lidah semua kalangan, tetapi juga memiliki karakter yang unik.
Awalnya Kiki pikir apa sih yang menjadi makanan khas di Lhokseumawe? Dan Kiki berharap makanan ini menjadi salah satu makanan khas dari Lhokseumawe, kata Kiki kepada portalsatu.com via seluler, Sabtu, 2 April 2016.
Di samping menjaga rasa agar tetap nikmat dan gurih, dia pun berusaha membuat produk donat buatannya agar memiliki penampilan yang cantik dan unik. Dengan label Beuty Donat, dara yang akrab disapa Kiki ini pun beinovasi. Ia mulai mencari berbagai macam topping untuk menghias dan menambah cita rasa produk rintisannya itu.
Awalnya donat yang Kiki buat enggak ada isi tapi ternyata pas Kiki coba, yang ada ini ternyata banyak yang suka. Isinya pun beragam, ada coklat, pisang dan ada beberapa lainnya juga, ucapnya lagi.
Dengan tekstur lembut dan bertaburan topping berbagai rasa dan warna, Beuty Donat banyak disukai pecinta kuliner ringan di Lhokseumawe. Harganya pun sangat terjangkau, dengan hanya merogoh kocek Rp 2000, Anda sudah bisa menikmati manisnya donat yang satu ini.
Selain membuka dua gerai yaitu di Jalan Darussalam dekat supermarket Asia Mart dan satu lagi di jalan perdagangan dekat dengan supermarket Sejahtera, Kiki juga kerap menjajakan produknya lewat media sosial. Misalnya melalui instagram @riskiamalia. Dia kerap memotret karya uniknya itu.
Warkop-warkop tertentu seperti Royal dan Legend juga ikut kami tawarkan donat ini, dan di sana juga banyak yang laris, ucapnya.
Walau pun masih merintis dan baru menjajaki tahap awal, Kiki sudah meraup omset jutaan rupiah per bulannya. Tak hanya itu, dia juga memiliki visi besar dalam memajukan produk buatannya tersebut. Ia juga mengajak seluruh anak muda untuk mulai berkarya.
Usaha itu maju dari tangan kita sendiri dan kita juga harus pandai dalam mengelolanya. Saya punya cita-cita ke depan, produk saya ini makin dikenal dan bisa kita paket dengan baik dan dikirim kemana saja, ucap dara yang pernah mengenyam pendidikan di Politeknik Negeri Lhokseumawe ini.[](bna)



