SUBULUSSALAM – Pj Wali Kota Subulussalam, Azhari membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pemungutan dan penghitungan (Pungut Hitung) suara pemilihan wali kota dan wakil wali kota Subulussalam di Aula LPSE, Senin, 25 November 2024.
Azhari bilang pengawasan Pilkada merupakan salah satu elemen penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku, mulai dari pungut hitung suara hingga penetapan hasil, semua harus berlangsung transparan dan bebas dari kecurangan.
“Dalam konteks inilah Bimtek yang kita lakukan hari ini menjadi sangat penting,” kata Azhari menyampaikan apresiasi kepada Panwaslih atas inisiatif menyelenggarakan Bimtek ini, sekaligus untuk memastikan proses Pilkada berlangsung jujur, adil, transparan dan berkualitas.
Azhari mengingatkan, bahwa pada 27 November masyarakat Kota Subulussalam akan memilih pemimpin untuk daerah yang dijuluki sada kata ini. Momentum ini menjadi kesempatan bagi rakyat untuk mene tukan masa depan Kota Subulussalam lima tahun mendatang.
“Oleh karena itu, suksesnya Pilkada tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelanggara, tapi juga seluruh masyarakat, termasuk kita yang hadir di sini,” ucap Azhari.
Panwaslih, sebagai pengawas memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan sesuai aturan, karena setiap proses Pilkada memiliki tantangan, termasuk potensi pelanggaran, berita hoax dan manipulasi data.
“Beberapa ancaman itu dapat merusak kualitas demokras di Kota Subulussalami,” kata Azhari menambahkan.[]




