Cm dan ca singkatan dari singkatan dari centimeter dan calcium. Keduanya telah diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi sentimeter dan kalsium. Huruf c pada centimeter ditulis menjadi sentimeter sebab di depan huruf c adalah vokal e. Sebagaimana aturan penulisan unsur serapan dalam bahasa Indonesia, huruf c terdapat vokal e, huruf tersebut menjadi s. Ini juga berlaku pada kata asing lainnya seperti central menjadi sentral.

Lain halnya dengan calcium. Kata dari bahasa asing ini ditulis menjadi kalsium karena di depan huruf c terdapat huruf vokal. Demikian pula pada kata-kata seperti capital dan camera menjadi kapital dan kamera.

Meskipun centimeter dan calcium dilafalkan menjadi sentimeter dan kalsium, singkatannya tetap dipertahankan sesuai dengan singkatan asingnya karena pemakaian singkatan itu bersifat internasional. Jadi, dalam bahasa Indonesia pun bentuk singkatan itu tetap cm dan Ca, tidak diubah menjadi sm dan ka.

Dalam kaitannya dengan pelafalan, perlu diketahui bahwa singkatan lazimnya dilafalkan dengan dua cara, yaitu ada yang dilafalkan huruf demi huruf , misalnya SD dengan [es-de], dan ada pula yang dilafalkan dengan mengikuti bentuk lengkapnya, misalnya dsb. Dan a.n., yang dilafalkan dengan [dan sebagainya] dan [atas nama], bukan [de-es-be] dan [a-en].

Sejalan dengan itu, cm dan Ca tidak dilafalkan dengan [ce-em] dan [ce-a], tetapi dengan mengikuti bentuk lengkapnya yang telah disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia, yaitu [sentimeter] dan [kalsium].

Dalam hal ini, cm dan Ca termasuk singkatan lambang, seperti halnya kg (kilogram), Rp (rupiah), l (liter), dan kVa (kilovolt-ampere).