SUBULUSSALAM – Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, Azhari mematau kondisi banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Sultan Daulat, Kamis, 10 Oktober 2024 sekitar pukil 23.00 WIB.

Ketinggian banjir di badan jalan nasional tepatnya desa Suka Maju sekitar 50 centi meter, menyebabkan banyak rumah warga terendam banjir. Kondisi banjir tersebut membuat lalu lintas Subulussalam Tapaktuan atau sebaliknya menjadi terganggu akibat derasnya debit air, pengemudi harus lebih waspada.

Banjir juga merendam pemukiman penduduk di Desa Jabi-jabi ratusan rumah warga terendam banjir. Hal yang sama juga terjadi di Desa Sigrun puluhan rumah yang berada di bantaran (Lae) Sungai Souraya itu terendam banjir.

Sejumlah warga yang rumahnya berada di dataran rendah ketinggian banjir hampir mencapai satu meter, sehingga mereka mengungsi ke rumah-rumah warga sekitar yang lebih tinggi dan aman dari ancaman banjir.

Pj Wali Kota Azhari telah memerintahkan dinas terkait untuk memasang dapur umum di tiga desa yang terdampak banjir, serta menyedaian obat-obatan di setiap posko. Ia meminta masyarakat tetap waspada dan hati-hati terhadap banjir kerap terjadi di musim hujan, atau pun banjir kiriman dari hulu sungai.

Saat peninjauan banjir di tiga desa tersebut, Azhari didampingi dinas terkait dan Camat Sultan Daulat, Samsir.[]