BANDA ACEH – Hujan deras yang terus mengguyur Kota Banda Aceh sejak Kamis, 7 Mei 2020 menyebabkan sejumlah daerah tergenang banjir. Data dari Badan Penanganan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan di kawasan Peulanggahan ketinggian genangan air mencapai 1,3 meter.

Kepala pelaksana BPBA Sunawardi mengatakan, curah hujan tinggi sejak Kamis 7 Mei 2020 kamarin menyebabkan sungai di Banda Aceh meluap. Akibatnya beberapa gampong ikut terendam banjir. “Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Banda Aceh. Dampak bencana masih dalam pendataan,” kata Sunawardi, di Banda Aceh, Jumat, 8 Mei 2020.

BPBA mencatat beberapa daerah yang terendam banjir luapan sungai itu seperti di gampong Peulanggahan, Lampaseh dan Merduati, Kecamatan Kuta Raja. Gampong Blang Oi, Kecamatan Meuraxa.

Kemudian, di gampong Peuniti dan Neusu Kecamatan Baiturrahman, dan gampong Batoh Kecamatan Lueng Bata. Banjir juga merendam sejumlah jalan protokol di Banda Aceh. Rata-rata ketinggian air mulai semata kaki hingga 1,3 meter.

Staf Pusat Data dan Informasi BPBA, Haslinda Juwita menjelaskan, untuk gampong Peulanggahan, Kecamatan Kuta Raja, karena banjir sudah mencapai 1,3 meter, warga setempat harus mengungsi ke masjid. “Khusus untuk desa Peulanggahan, masyarakat sudah mengungsi ke masjid,” ujar Haslinda.[**]