SIGLI – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie, Sabtu, 25 November 2017, mengakibatkan banjir di kawasan Tangse dan sepanjang alur sungai Baro Raya. Satu rumah penduduk Gampong Geunie, Tangse, dilaporkan diseret arus sungai. Sementara di Kecamatan Keumala, satu mobil pengangkut pasir jenis dump truck diseret arus sungai.

Arus sungai yang deras tersebut juga menyebabkan satu jembatan di Jalan Tangse – Beureunuen di Gampong Geunie terkikis dan nyaris ambruk.

Informasi dihimpun portalsatu.com/, tingginya debit air Sungai Baro Raya setelah hujan deras mengguyur kawasan penggunungan hari ini. Arus sungai semakin deras sejak pukul 15.00 hingga 19.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi kepada portalsatu.com/, mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan sementara terkait dampak banjir bahwa ada satu rumah warga Gampong Geunie, Tangse, diseret arus sungai. “Kita belum tahu data pasti, saat ini kami sedang menuju lokasi,” ujarnya.

Apriadi menyebutkan, laporan lainnya yang ia terima, satu jembatan Tangse – Beureunuen terkikis air dan nyaris ambruk, sehingga rawan kecelakaan bagi pengguna jalan.

“Kami bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) tanggap bencana sedang bertolak ke kawasan Gampong Geunie dan sekitarnya untuk melihat langsung kondisi sebenarnya,” kata Apriadi.  

Apriadi mengatakan, pihaknya bersama TRC tanggap bencana menuju lokasi banjir di Desa Geunie yang jaraknya sekitar 30 kilometer dari Kota Sigli. Namun belum dapat diperoleh informasi lanjutan.

Informasi diperoleh portalsatu.com/ dari warga, ada satu jembatan Gampong Layan, Kecamatan Tangse, terseret arus banjir.

Sementara di Kecamatan Keumala, tepatnya Gampong Jijiem, satu dump truck pengangkut pasir diseret arus saat memuat pasir di dalam sungai, sekira pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan mobil berhasil diselamatkan setelah excavator mengangkat truk dari dalam air.

Kejadian tersebut berawal saat dump truck nomor polisi BL 8724 P yang dikemudikan Kamarudzaman, 48 tahun, warga Gampong Sagoe, Kecamatan Keumala, Pidie, sedang memuat pasir. Saat itu hujan dan arus sungai semakin deras yang menyebabkan truk terseret arus sungai. Truk itu berhasil dievakuasi pada pukul 17.00 WIB setelah terseret 10 meter.[]