BerandaBerita PidieBanyak Pengemis di Pidie, Ini Harapan Pemuda Dakwah Kepada Pemerintah

Banyak Pengemis di Pidie, Ini Harapan Pemuda Dakwah Kepada Pemerintah

Populer

SIGLI – Banyak pengemis berkeliaran di Kabupaten Pidie. Sebagian besar diduga dari luar Pidie, dan pendatang dari luar Aceh. Banyak di antara mereka perempuan dan anak kecil.

Sejak enam bulan terakhir jumlah mereka terus meningkat. Ada yang beroperasi di Simpang Lampu Merah Kota Sigli. Ada juga keluar masuk warung kopi dari pagi hingga larut malam.

Aksi mereka terkesan sangat bebas, tidak ada tindakan penertiban dari pemerintah, sehingga mengundang sorotan dari sejumlah kalangan.

Ketua Pemuda Dewan Dakwah Kabupaten Pidie, Kaifan Sasmita, sangat menyayangkan aksi pengemis dengan memanfaatkan anak kecil hingga balita untuk menarik simpati dan belas kasihan dari warga. Kondisi ini tentunya sangat merugikan masa depan generasi muda.

“Kita melihat, kondisinya sudah sangat memprihatinkan, banyak anak kecil yang seharusnya tugas mereka berada di bangku sekolah, tetapi mereka disuruh menjadi pengemis jalanan,” ungkap Kaifan, Selasa, 21 Februari 2023.

Ironisnya, kata Kaifan, pemerintah seperti menutup mata, hingga saat ini tidak ada tindakan penertiban terhadap aksi para pengemiis yang semakin hari terus bertambah jumlahnya. Sudah seharusnya penertiban dilakukan dengan cara mendata apakah benar mereka anak yatim dan fakir miskin. Atau mungkin mereka dimanfaatkan oleh oknum-oknum agen untuk meraup keuntungan.

Daerah operasi mereka tidak saja di lampu merah dan warung-warung perkotaan, tapi sudah meluas hingga permukiman penduduk dengan berbagai cara mengemis. Mulai mengaku fakir miskin, anak yatim piatu, hingga membawa amplop bertuliskan badan amal dan dayah.

“Untuk itu, kami mendesak pihak terkait segera menertibkan para pengemis jalanan. Jika mereka punya keterampilan dapat dilatih oleh pemerintah. Jika mereka dari luar, maka harus dipulangkan ke daerah masing-masing,” ujar Kaifan Sasmita.[](Zamahsari)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya