BANDA ACEH – Masyarakat Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, memindahkan 13 korban gempa dan tsunami  di Aceh pada 26 Desember 2004, yang dikebumikan di tanah milik warga ke kuburan massal di daerah setempat.

Warga Gampong Kajhu, Zulfian di Aceh Besar, 24 Desember 2018, mengatakan 13 kerangka korban tsunami Aceh yang dipindahkan tersebut tujuh orang berjenis kelamin laki-laki dan enam perempuan.

“Pemindahan korban tsunami ini karena pemilik tanah akan melakukan pembangunan. Kami saat itu ikut mengebumikan para korban tsunami dan juga telah menyampaikan kepada pemilik tanah bahwa ada kuburan korban tsunami di sini,” kata Zulfian.

Ia menjelaskan, sebelum dibawa ke kuburan massal di kawasan LP Kajhu, ke-13 kerangka korban tsunami,  dua di antaranya anak-anak dilakukan shalat jenazah sebagai bagian dari  “fardhu kifayah”.

“Saat kami mengebumikan para korban tsunami ini kami mengetahui ada anak-anak dan mereka tidak memiliki identitas. Jika ada identitas langsung kami sampaikan kepada pihak keluarga,” katanya.

Ke-13 kerangka korban tsunami yang telah dikafani tersebut dibawa menggunakan mobil L-300 ke tempat pemakaman yang berada di kawasan LP Kajhu.

Reporter: M Ifdhal.[]Sumber: antaranews.com