SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie belum mendapatkan data resmi jumlah kerusakan rumah dan fasilitas umum akibat musibah banjir yang melanda enam kecamatan di daerah tersebut, Senin, 27 November 2017. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie hanya mengetahui enam kecamatan yang dilanda banjir.

“Ada enam kecamatan yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Baro Raya dan Krueng Tiro. Namun dalam musibah itu tidak ada korban jiwa. Diperkirakan ratusan rumah warga dan fasilitas umum terendam. Namun data pasti belum ada laporan dari kecamatan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulanga Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie, Apriadi, Selasa, 28 November 2017.

Adapun kecamatan yang mengalami banjir akibat luapan Krueng Tiro adalah Kecamatan Mutiara dan Kecamatan Sakti. Sementara Kota Sigli, Pidie, Indrajaya, dan Delima terendam banjir setelah meluapnya Krueng Baro.

Dari enam kecamatan tersebut diperkirakan ratusan rumah warga serta ratusan hektar lahan pertanian persawahan terendam.[]