BANDA ACEH – Presiden Mahasiswa Unsyiah, Hasrizal, prihartin terhadap Kejadian meninggalnya Suryani dan bayinya, warga Gampong Lambatee, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar yang diduga akibat terlambat penanganan medis saat berada di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Banda Aceh.
Hal ini merupakan catatan buruk atas lemahnya perhatian pemerintah terhadap pelayanan kesehatan. Anggaran meningkat, tapi pelayanan kesehatan buruk disamping arogansi para pihak penyelengara pelayanan kesehatan. Wajar jika banyak masyarakat Aceh yang memilih untuk berobat ke luar daerah bahkan keluar negeri, katanya, dalam siaran pers.
BEM Unsyiah mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan di Aceh, dan memberikan tindakan tegas bagi tenaga medis yang secara ketentuan menyalahi aturan.
Menurutnya, hal ini tentu terjadi karena kelalaian dari pihak RSIA sendiri, maka dari itu kita meminta kepada pemerintah harus tegas dalam menangani masalah ini.
Jika hal ini dibiarkan dan tidak ditindak secara tegas maka akan banyak suryani yang lain yang akan merasakan hal ini, ujar Hazrijal.
Hazrijal mengharapkan pihak medis agar dalam memberi pelayanan kepada masyarakat harus mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan.
Pemerintah harus mengevaluasi pelayanan Kesehatan mulai dari Puskesmas, RSUD, RSIA, Hingga PMI karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat, katanya.[]


