Obat nyamuk lumrah digunakan dalam bahasa kita. Selain bentuk tersebut, yang juga tak kalah jumlah pemakaiannya adalah obat tikus, obat tuma, dan obat kecoa. Saking seringnya dipakai, bentuk itu seolah menjadi kosakata bahasa Indonesia yang benar.
Secara kebahasaan, sebenarnya obat nyamuk, obat tikus, obat tuma, dan obat kecoa tidak bernalar. Dikatakan demikian karena kata obat itu sendiri bermakna bahan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit, atau menyembuhkan seseorang dari penyakit (periksa Kamus Besar Bahasa Indonesia).
Sehubungan dengan itu, jika bentuk kebahasaan di atas dicermati dari dimensi logika bahasanya, kita tentu saja tersenyum. Bagaimana mungkin nyamuk dapat diobati dengan obat nyamuk dan cacing dapat diobati dengan obat cacing karena makna mengobati adalah menyembuhkan dengan obat atau memberi obat.
BACA SELENGKAPNYA [KLIK DI SINI]


