LHOKSUKON – Bagi Zuhdi alias Ady Bergek, menjadi idola itu seperti mimpi. Ia masih ingat betul bagaimana sulitnya perjuangan masa lalu. Bahkan untuk mencapai posisinya saat ini, pendidikan di masa SMA sempat berantakan.
“Bisa menjadi seperti saat ini rasanya bahagia sekali. Jadi idola itu lagee lam lumpo (seperti mimpi),” kata Bergek sambil tertawa kepada portalsatu.com via telepon seluler, Jumat, 26 Februari 2016, malam.
Mengawali karirnya 11 tahun lalu, Bergek telah merilis 15 album. “Yang paling booming lagu 'Suet Bajee Jih Bloe' dan 'Bohate'. Sebelumnya yang termasuk diminati masyarakat, (lagu) 'Dikit-dikit',” ujarnya.
Memilih jalan menjadi seorang penyanyi bukanlah hal mudah, butuh perjuangan dan pengorbanan. “Karena sibuk menyanyi dan (mengejar) karir, pendidikan saya di masa SMA sempat keteteran. Dari SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye (Aceh Utara), hingga akhirnya lulus di SMK Negeri 2 Sigli (Pidie)”.
“Sempat kuliah, namun belakangan ketemu jodoh. Jadinya saya menikah dan telah memiliki seorang anak. Saat ini saya menetap di Lorong Abeuk Buya, Gampong Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe,” ujar Bergek.
Bergek menyadari bahwa ia kini bisa menjadi idola tidak terlepas dari dukungan masyarakat Aceh. Itu sebabnya, ia turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh penggemarnya.
“Saya juga minta maaf jika selama ini banyak inbox di media sosial tidak sempat saya balas. Saya harap itu dimaklumi, mengingat padatnya aktivitas saya saat ini,” kata Bergek.[] (idg)


