TAKENGON – Tintenate, bocah 8 tahun, warga Serule, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, terseret arus Sungai Peusangan tepat di Desa Asir-asir Bawah, Kecamatan Lut Tawar, Sabtu 1 Juli 2017, sekira pukul 14.00 WIB. Beruntung, bocah itu ditemukan selamat oleh warga setempat setelah ia terombang-ambing beberapa saat.

Kepala BPBD Aceh Tengah M. Thamrin Elasri menjelaskan, bocah itu dibawa neneknya yang berkunjung ke tempat saudaranya di Desa Asir-asir Bawah. Tintenate bermain di pinggir aliran Sungai Peusangan yang berdekatan dengan jembatan hingga ia terpeleset dan terseret arus.

“Korban saat ini sudah dipulangkan ke rumah familinya di Asir-asir Bawah. Kondisinya belum stabil, ia mengalami shock (goncangan) berat,” kata Thamrin.

Thamrin menyebutkan, seorang warga yang sebelumnya hendak menolong korban juga diduga hanyut. Ia dilaporkan terseret arus aliran sungai itu saat hendak menolong Tintenate. Namun, kata dia, sejumlah warga lainnya di lokasi kejadian tidak mengetahui ada seorang warga yang diduga hilang itu.

“Menurut informasi dari korban, ada satu warga yang juga terseret saat hendak menolongnya, tapi menurut versi warga tidak mengetahuinya,” ujar Thamrin.

Thamrin mengatakan, petugas yang dibantu anggota RAPI, Polri dan TNI sedang melakukan pencarian terhadap seorang warga yang disebut-sebut ikut terseret arus aliran sungai itu.[]