BANDA ACEH – Relawan Ahlussunnah Wal Jama’ah (ASWAJA) Provinsi Aceh akan mengadakan Maulid Akbar, Zikir Bersama dan Tausiah di Makam Syiah Kuala (Syaikh Abdurrauf As-Singkily) serta pembacaan rekomendasi para ulama Aceh yang sebelumnya akan melakukan silaturrahmi dan konsilidasi di salah satu hotel Banda Aceh. 

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Koordinator Acara, Tgk. Marsyuddin Ishak atau akrab disapa Tgk. Mudas melalui siaran pers kepada media pada Rabu, (08/02/2017) di Banda Aceh.

“Rekomendasi ulama Aceh pada malam ini akan kita berikan kepada Calon Gubernur yang kita anggap mampu serta memiliki komitmen untuk menegakkan Ahlussunnah wal Jama’ah serta Mazhab Syafi’i di Aceh jika terpilih nantinya,” tegas Tgk. Mudas. 

Rekomendasi yang dibahas pada malam ini turut dihadiri dan di musyawarahkan oleh 200 ulama dari berbagai Kabupaten/Kota di Aceh serta akan dibacakan pada Acara Maulid Akbar, Zikir, dan Tausiah yang berlangsung esok hari di Makam Syiah Kuala dan akan disaksikan seluruh masyarakat Aceh yang hadir. 

“Musyawarah ulama Aceh ini bersifat tertutup dan akan kita bacakan besok pada acara Maulid Akbar, Zikir, dan Tausiah secara terbuka di Makam Syiah Kuala. Kita berharap semua komponen masyarakat Aceh bisa hadir besok,” ujar Tgk. Mudas selaku Ketua Aswaja Aceh. 

Tgk. Mudas menambahkan, hasil rekomendasi tersebut nantinya bertujuan mengikat, mengarahkan serta mengawal Pemimpin Aceh satu periode mendatang, serta akan diserahkan dan ‘wajib’ untuk disanggupi sekaligus ditanda-tangani.
“Ini syarat mutlak (kepada Cagub/Cawagub) jika ingin mendapatkan dukungan dari seluruh ulama yang hadir,” tambah Tgk. H. Bulqaini Tanjungan (Tu Bulqaini) didampingi oleh Tgk. Mudas dalam sela-sela persiapan acara musyawarah.

Di antara ulama sepuh Aceh yang hadir dalam acara silaturrahmi dan perumusan rekomendasi tersebut antara lain; Abu Usman Ali Kuta Krueng (Abu Kuta), Abu Matang Perlak, Abah Asnawi Lamno, serta ratusan ulama Aceh lainnya. []