BANDA ACEH – Aktivis sosial Fadliana Surya, bersama Blood For Life Foundation pada Minggu, 10 April 2016 kemarin mengadakan kegiatan sosial khusus bagi penderita thalassemia di RSU Zainal Abidin Banda Aceh.

Melalui keterangan tertulis yang diterima portalsatu.com, Fadliana mengatakan, mereka membagi-bagikan 50 nasi kotak untuk para thallers (penderita thalassemia).

“Kami juga membawa 25 paket bingkisan kepada adik-adik berupa buku mewarnai, crayon, buku diary, alat tulis, susu dan biskuit,” kata gadis yang biasa disapa Lily ini.

Lewat bingkisan yang diberikan tersebut, mereka ingin mengajak para penderita penyakit thalassemia untuk menuliskan apa yang mereka rasakan, pikirkan dan impikan.

“Dari sana kita bisa melihat dan mengetahui apa yang sedang mereka rasakan dan mereka butuhkan,” katanya.

Saat ini kata Lily, terdata sekitar 280 penderita thalassemia. Penderita bervariasi mulai dari usia tiga tahun hingga 17 tahun. Barang-barang yang mereka sumbangkan merupakan donasi dari para donatur yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ketua BFLF Michael, turut menambahkan, RSU Zainal Abidin menurutnya sudah seharusnya menempatkan perwakilan yang dibutuhkan masyarakat seperti Baitul Mal, Dinas Kependudukan dan BPJS.

“Terkadang masyarakat  kelupaan membawa kartu keluarga, terpaksa harus kembali ke daerah mereka, dengan segala keterbatasan biaya, sangat tidak efektif,” katanya.

Harusnya kata dia, di zaman serba online seperti ini hal seperti itu tidak lagi terjadi. Idealnya kata dia hanya menggunakan sidik jari saja sudah mempermudah segala proses administrasi.

Seharusnya dizaman yang serba online itu tidak harus terjadi, bisa dengan sidik jari saja misalkan sudah mempermudah semuanya.

“Pun begitu dengan Baitul mal, mereka bisa membantu orang yang tepat, pasien dan keluarga pasien yang sangat memprihatinkan secara finansial.[](ihn)