Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaBerita BireuenBMU Peduli Serahkan...

BMU Peduli Serahkan Rumah Layak Huni Untuk Warga Pandrah

BIREUEN — Gerakan Filantropi Barisan Muda Ummat (BMU) Peduli kembali menyerahkan satu unit rumah layak huni permanen untuk masyarakat kurang mampu di Kecamatan Pandrah, Minggu, 12 Desember 2021.

Rumah tersebut dibangun dari hasil donasi patungan komunitas masyarakat Aceh di dalam maupun di luar negeri melalui donasi BMU Peduli. Rumah dengan kode BMU 083 diserahkan langsung oleh Imam Besar BMU Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop kepada Halimah Abdullah (41) warga Gampong Meunasah Reudeup Kecamatan Pandrah Kabupaten Bireuen.

Penyerahan rumah juga disaksikan oleh Camat Pandrah Salamuddin, S.Pd, Waka Polsek, Keuchik, tokoh masyarakat, pengurus DPP dan DPW BMU, serta unsur Muspika lainnya.

Sebelumnya Halimah bersama 3 orang anaknya masing-masing Marhaban (17), Fitriatun Laila(15) serta Athahurah (15) menempati rumah tidak layak huni ukuran 2×3 M beratap daun rumbia, berdinding triplek dan spanduk bekas yang sudah dimakan rayap, dengan kondisi sangat memperhatikan.

Sehari-hari Halimah berkerja serabutan yang penghasilannya tidak menentu demi mencukupi nafkah keluarganya, kini Halimah sudah tidak khawatir lagi saat kondisi hujan tiba, berkat adanya bantuan rumah BMU tersebut.

Ketua Umum BMU Pusat Tgk M. Yusuf Nasir yang sapaan akrabnya Abiya Jeunieb menyebut Rumah BMU-WPU 083 total dana pembangunannya Rp 57.254.000, sedangkan dana yang masuk Rp 70.474.000 dari 273 donatur, di antara dari BMU Meunasah Aceh Klang Rp 14.864.000. (47 donatur), BMU Vancouver Canada (Amerika Utara) 23 donatur, Group Suba Malaysia Rp 14.500.000. Sisa dana 13.220.000 akan diperuntukkan kerumah BMU WPU selanjutnya.

Selain itu dana lainya bersumber dari WPU Malaysia, BMU Kabupaten/Kota, dana patungan gerakan sepuluh ribu rupiah serta dari hasil penjualan tiket Bus JRG 2000 rupiah per tiketnya. “Selama November 2021 ada Rp 26.000.000 rupiah hasil dari penjualan tiket JRG untuk rumah BMU ujar Abiya Jeunieb,” jelasnya.

Camat Pandrah Salamuddin, S. Pd atas nama Muspika mengucapkan terima kasih kepada BMU yang telah membantu meringankan beban pemerintah, dirinya serta jajaran bersedia menyumbangkan donasi tiap bulannya untuk pembangunan rumah BMU.

Sementara itu Imam Besar BMU Tu Sop dalam sambutannya menyebut awal pergerakan BMU dimulai di Pandrah, tanah dan rumah BMU 001 dibangun pada Agustus 2017 lalu di Gampong Lhok Dagang Kecamatan Pandrah.

“Kita ini orang yang beragama dan berbangsa harus sukses dunia dan akhirat, untuk itu kita harus merubah perilaku yang sesuai dengan rumusan-rumusan agama, tidak cukup dengan teori saja tapi harus dilakukan dengan aksi-aksi, aksi BMU ini dalam rangka membangun tatanan peradaban sosial,” jelas Tu Sop.[]

Baca juga: