LHOKSUKON – Kandasnya boat pengangkut bawang merah ilegal di pesisir pantai Gampong Lhok Pu'uk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara membuat masyarakat setempat “panen raya”. Selain memunguti bawang untuk dibawa pulang ke rumah, sebagian warga malah ada yang mengumpulkan untuk dijual kembali.
Khaini, 25 tahun, warga setempat kepada portalsatu.com, Senin, 18 Juli 2016 menyebutkan, sejak pagi tadi warga memungut bawang yang berserakan di bibir pantai. Ada yang dibawa pulang ke rumah, ada juga yang dijual dengan harga murah di lokasi.
“Awalnya sempat dijual Rp 5ribu per kantong isi 2 kilogram. Bahkan saat kondisi bawang masih bagus dijual Rp 10 ribu hingga Rp 13 ribu per kilogram. Namun belakangan dijual Rp 20 ribu per karung karena kondisi bawang mulai lembek,” ujarnya.
Salbiah, 40 tahun, warga Gampong Lhok Pu'uk mengatakan, “Anak saya membawa pulang sekitar 50 karung bawang merah yang dihempas ombak dari boat yang rusak itu. Saat ini bawang itu disimpan di Balai pengajian untuk dijual kembali. Mungkin ini rezeki.”[]

