Moch. Reza Kurniawan (6) tewas dalam keadaan kepala pecah setelah dihantam mobil yang melaju dalam kecepatan tinggi. Ironisnya ini terjadi disaat ia bersama ibunya sedang menunggu ayahnya yang sedang beli bensin eceran di pinggir jalan.

“Anak itu sedang sama ibunya di samping motornya di pinggir jalan. Bapaknya beli bensin eceran, kejadiannya cepat sekali. Ibunya masih sekarat, anak itu meninggal di tempat,” tutur warga setempat pemilik kios bensin eceran di lokasi kejadian, Minggu (24/7).

Menurut Kanit Lantas Polsek Denpasar Selatan, Iptu Bangkit, peristiwa ini berawal dari adanya laka lantas beruntun melibatkan 3 kendaraan roda empat dan 2 sepeda motor. Peristiwa yang terjadi di Jalan Baypas Ngurah Rai, Sanur Denpasar Selatan ini sempat membuat kemacetan panjang, Minggu (24/7).

Iptu Bangkit menjelaskan, kejadian awal mula peristiwa itu saat kendaraan ber plat nomor DK1844 IN yang dikemudikan oleh Yudistira K. Budiono datang dari arah selatan menuju ke utara dengan kecepatan tinggi. Namun tiba di depannya muncul sepeda motor Bison dengan plat nomor DK 6201 AC yang dikendarai oleh Gde Suardika.

Karena kecepatan tinggi pengemudi mobil DK1844 IN tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga menabrak motor Bison DK 6201 AC di depannya. Saat itu mobil DK1844 IN hilang keseimbangan kemudian menabrak kembali kendaraan mobil Nissan Juke dengan plat nomor DK1875 AI yang dikemudikan Wayan Wardika yang ada di depannya, setelah itu menabrak kembali kendaraan kijang Innova DK 1833 FF yang sedang diparkir.

Selanjutnya mobil DK1844 IN banting setir kekiri kemudian menabrak kembali sepeda motor parkir yang ditunggu seorang ibu dan anaknya.

“Saat itu ibu dan anak ini ditinggal bapaknya beli bensin dulu. Akibat dari kecelakaan ini bocah berumur 6 tahun itu tewas karena mengalami luka di kepala yang cukup berat,” ujar Kanit Lantas Polsek Denpasar Selatan, Iptu Bangkit, di Denpasar. | sumber : merdeka