LHOKSUKON – Banjir di Kabupaten Aceh Utara meluas ke 19 kecamatan, Minggu, 3 Desember 2017. Sebagian titik banjir mulai surut, tetapi di beberapa lokasi lainnya volume air bertambah. Selain itu, luapan air sungai juga mulai melewati beberapa titik tanggul.

"Laporan yang saya terima semalam, banjir meluas ke 19 kecamatan, kemarin 16 kecamatan. Semalam bertambah Nisam Antara, Lapang dan Syamtalira Bayu," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar, saat dihubungi portalsatu.com/, Minggu siang.

Munawar mengatakan ketinggian air mulai turun untuk Kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu. Sementara untuk Kecamatan Lhoksukon merangkak naik.

“Di Matangkuli masih ada warga yang mengungsi, namun sebagian sudah pulang. Beberapa titik pengungsian di musala-musala. Di Lhoksukon sudah meluas, kabar yang kita terima tadi, tanggul di Gampong Blang sudah meluap. Data semalam dari camat Lhoksukon, 14 gampong terendam, untuk hari ini belum masuk,” ujar Munawar.

Munawar menyebutkan, saat ini anggota BPBD dan SAR sedang berada di Pirak Timu untuk mengevakuasi warga. “Kemarin warga Pirak Timu menolak dievakuasi, namun tadi sejumlah warga sudah minta dievakuasi. Kita tetap siaga di titik-titik banjir terparah dan terus memantau perkembangan banjir,” kata Munawar.

Sebelumnya diberitakan, banjir merendam 16 kecamatan di Aceh Utara sejak Sabtu, 2 Desember 2017. Ke 16 kecamatan tersebut adalah Matangkuli, Seunuddon, Baktiya Barat, Baktiya, Samudera, Kuta Makmur, Lhoksukon, Langkahan, Sawang, Tanah Luas, Muara Batu, Geuredong Pase, Pirak Timu, Tanah Jambo Aye, Syamtalira Aron, dan Simpang Kramat. []