SUKA MAKMUE – Ketua DPR Aceh Teungku Muharuddin mengajak semua pihak memerangi narkoba. Pasalnya, kata Teungku Muhar, Indonesia termasuk Aceh sudah darurat narkoba.

“Bahkan peredarannya tidak hanya di kota-kota saja, akan tetapi sudah mulai merambah ke desa-desa. Untuk itulah, saya harapkan kepada para offroader-offroader di sini untuk terus mengkampanyekan bahaya narkoba demi keselamatan generasi Aceh ke depan,” kata Teungku Muhar saat membuka Kejuaraan Aceh Barat Selatan 4×4 Extreme Offroad Competition Throphy Ketua DPR Aceh di sirkuit Alun-Alun Suka Makmue, Nagan Raya, Sabtu, 2 April 2016.

Teungku Muhar juga mengatakan, dengan dilaksanakannya kejuaraan ini di Nagan Raya semakin memotivasi masyarakat sebagai promotor keselamatan berlalu lintas. Kata dia, even ini akan melahirkan bibit-bibit offroader baru sebagai generasi Aceh pecinta dunia otomotif.

“Harapan kita ini even ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Yang perlu kita tahu bahwa ini bukanlah even hura-hura, tapi lebih mengedepankan tali persaudaraan. Inilah tempat dimana kita saling berbagai pengalaman antara peserta Aceh dengan peserta lainnya dari luar Aceh,” kata Muhar yang juga pembina The Leader Offroad Team DPR Aceh.

Muhar melanjutkan, “Di sinilah tempat di mana para offroader menyalurkan bakatnya di bidang otomotif, bukan ugal-ugalan di jalan raya. Tapi marilah kita menunjukkan rasa kepercayaan dan tanggung jawab kita kepada masyarakat bahwa para offroader ini berperan sebagai promotor keselamatan dalam berlalu lintas”.

Ketua DPRA juga menyebut even bergengsi dan penuh tantangan ini dapat mempromosikan Aceh dan Nagan Raya khususnya sebagai destinasi wisata masa mendatang.

“Menang bukanlah satu-satunya keinginan yang kita harapkan, tapi yang lebih utama adalah rasa solidaritas dan kekompakan antar sesama peserta, sehingga mampu meningkatkan tali ukhuwah. Kita berharap even ini terus kita tingkatkan supaya kita nantinya bisa mempromosikan Aceh dan Nagan Raya khususnya sudah aman dan tenteram,” katanya.

“Jadi, kepada pada peserta dari luar Aceh juga sudah bisa mengunjungi Aceh kapanpun sehingga provinsi Aceh tidak lagi terkesan seram dan tidak aman,” ujar Muhar lagi.

Acara pembukaan dihadiri bupati Nagan Raya yang diwakili Sekda Nagan Raya Drs HT Zamzami TS, MM, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Iskandar Zulkarnaen, Kapolres Nagan Raya AKBP Agus Andrianto SIK, Dandim 0116/Nagan Raya, Ketua Komisi IV DPR Aceh Tengku Anwar, anggota DPR Aceh, Zulfadhli dan jajaran Pemkab Nagan Raya.[] (rel)