BLANGKEJEREN – Bupati Gayo Lues bersama Baitul Mal kembali menyalurkan zakat dan infak kepada Asnaf tahap pertama tahun anggaran 2025, penyerahan zakat dan Infak itu berlangsung di Balai Pendopo, Kamis, 9 Oktober 2025.

Ketua panitia penyaluran zakat secara simbolis AlMisry Al Isaqi, mengatakan pendistribusian zakat dan Infak tahap pertama ada yang sudah disalurkan dan ada yang tahap proses penyaluran.

“Total zakat dan Infak tahap pertama tahun 2025 yang akan disalurkan berjumlah Rp 1.858.000.000 kepada 2.070 orang penerima,” katanya dihadapan komisioner Baitul Mal dan tamu undangan lainya.

Ia merincikan, pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat kepada Senif Fakir 100 orang, Miskin 100 orang, Muallaf 10 orang, Gharimin 40 orang, dengan masing-masing per orang diberikan Rp 1 Juta.

Kemudian pendistribusian dan pendayagunaan ZIS Senif dan Infak pemasangan jaringan air bersih masyarakat miskin kepada 110 orang dengan satuan Rp 1.5 Juta per orang, bantuan sosial Fakir dan Miskin kepada 884 orang dengan jumlah per orang Rp 1 juta, santunan sosial masyarakat Ketua Baitul Mal Kampung kepada 142 orang dengan per orang Rp 1 juta, bantuan sosial masyarakat terkena bencana alam diberikan kepada 50 orang dengan jumlah per orang Rp 1 juta, santunan sosial Takmir Masjid kepada 134 orang dengan jumlah per orang Rp 500 ribu, santunan sosial anak yatim untuk 400 orang dengan jumlah per orang Rp 500 ribu, dan biaya pengobatan sakit berkelanjutan masyarakat miskin kepada 100 orang dengan jumlah per orang Rp 1 juta.

Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.P.d, M.Si., didampinggi Wakil Bupati H. Maliki, mengajak semua pihak menunaikan kewajiban Zakat 2,5 persen dari penghasilan.

“Salah satu upaya meningkatkan ekonomi masyarakat adalah Baitul Mal, jadi dana Zakat dan Infak ini jangan disimpan, segera salurkan kepada yang berhak menerimanya,” katanya.

Jika dana zakat disimpan terlalu lama, Bupati mengatakan banyak pihak yang akan berdosa karena dana itu mengendap dan tidak bisa dimanfaatkan oleh penerimanya.

“Kami berharap kepada semua pihak, agar menyalurkan zakat dan infak tepat waktu, sehingga bisa digunakan masyarakat, mudah-mudahan uang yang nilainya kecil ini bisa membantu perbaikan kebutuhan keluarga,” ujarnya.[]