BIREUEN – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., mendukung penuh pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Peusangan Raya agar bisa segera difungsikan.
“Saya sangat mendukung pembangunan rumah sakit ini, dan harus segera difungsikan,” kata Mukhlis saat mengunjungi RSUD Peusangan Raya, Rabu, 12 Maret 2025, siang.
Menurut Mukhlis, untuk mengoperasionalkan RSUD Peusangan Raya perlu dipaksakan pihak yang bertanggung jawab agar segala persyaratannya harus segera diselesaikan.
“Pemerintah sudah menganggarkan anggaran untuk pembangunan rumah sakit, dan kita komit agar segera dilaksanakan,” tambah Mukhlis.
Akan tetapi, Mukhlis tampak merasa ragu RSUD Peusangan Raya bisa beroperasi tahun ini, sesuai dengan rencana Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan.
Baca juga: Terkait RSUD Peusangan Raya, Ini Penjelasan Kadinkes Bireuen pada Musrenbang
Mukhlis tidak meragukan kesiapan pembangunan dan penyempurnaan fisik rumah sakit, karena bisa diselesaikan tepat waktu. Namun yang dikhawatirkan kesiapan administrasi dan persyaratan.
“Untuk masalah fisik gedung dan penyempurnaan tidak menjadi masalah, bisa diselesaikan tepat waktu. Namun untuk dokumen persyaratan, apakah bisa selesai atau tidak,” kata Mukhlis bertanya.
Mukhlis tidak menginginkan setelah pembangunan fisik selesai dikerjakan, sementara dokumen persyaratan belum tuntas, sehingga menjadi beban moral pemerintahannya.
Keraguan Mukhlis terhadap beroperasinya RSUD Peusangan Raya pada tahun 2025 bukan tanpa alasan, karena sejumlah persyaratan belum selesai.
Sampai saat ini, RSUD Peusangan Raya belum memperoleh sertifikat laik fungsi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bireuen.
Selain itu, RSUD Peusangan Raya juga belum mengajukan izin operasional kepada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bireuen.
Lihat pula: RSUD Peusangan Raya Belum Beroperasi, Pelayanan Kesehatan ‘Terganggu’?
“Semoga, RSUD Peusangan Raya segera beroperasi agar bisa memberikan pelayanan kesehatan secara dekat kepada masyarakat Peusangan Raya”.[] (A.Halim)





