TAKENGON – Bupati Aceh Tengah terpilih Shabela Abubakar berjanji pemerintahannya akan memberikan perhatian serius terhadap pemugaran sejumlah situs sejarah. Di antaranya, kompleks makam Muyang Gerpa di Desa Serule, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah.

Situs sejarah Kerajaan Linge di Desa Buntul Linge, Kecamatan Linge, dan Loyang Mandale di Desa Mandale, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, juga menjadi prioritas Shabela.

Shabela kepada portalsatu.com di Takengon, Rabu, 23 Maret 2017, mengatakan, program pemugaran itu untuk melestarikan situs sejarah di Gayo. Ia menilai sejarah terkait Gayo mulai terkikis di kalangan generasi muda wilayah itu.

“Ini perlu kita bangkitkan lagi. Ini sejarah Gayo yang tidak boleh dilupakan,” kata Shabela.

Shabela menilai sejumlah situs sejarah di Gayo saat ini tampak memprihatinkan. Situs-situs sejarah berupa kompleks makam terkesan tak terurus.

“Kompleks Raja Linge contohnya. Padahal di sana sudah ada pemugaran dari Pemerintah Aceh melalui Anggaran Pendapatan Belanja Aceh tahun anggaran 2015 dengan pagu sekitar Rp6 miliar,” kata Shabela.[]