LHOKSEUMAWE – Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Fathani-Zarkasyi menyampaikan misi, misi dan program kerja dalam kampanye dialogis di Gampong Bathupat Timur, Kecamatan Muara Satu, Selasa malam, 5 November 2024.
Menurut tim paslon nomor urut 04 itu, kampanye ini dihadiri sekitar 1.600 warga. Dalam kesempatan tersebut, Fathani-Zarkasyi yang mengusung program Lhokseumawe Smart City, menegaskan pengelolaan air bersih merupakan prioritas pihaknya jika terpilih menjadi wali kota-wakil wali kota Lhokseumawe.
“Sebagai kota yang maju, ketersedian air bersih yang layak merupakan suatu keharusan. Sebagaimana kota-kota maju di Indonesia sudah memiliki pengelolaan air bersih dan layak minum untuk masyarakatnya,” ujar Fathani dalam keterangan tertulis dikirim timnya kepada wartawan, Rabu (6/11), terkait pernyataan yang disampaikan saat kampanye itu.

[Fathani kampanye dialogis di Batuphat Timur. Foto: Istimewa]
Dengan pengalamannya sebagai pemilik pabrik air minum kemasan, Fathani ingin menuangkan ide dan pengalamannya itu untuk Kota Lhokseumawe.
Pasalnya, menurut Fathani, kondisi pengelolaan air bersih saat ini di Kota Lhokseumawe sangat memprihatinkan. “Banyak warga Kecamatan Muara Satu hanya dapat mengakses air bersih dua kali dalam seminggu”.
Muhammad Candra (38), warga Batuphat yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan keluhan utama masyarakat saat ini menyangkut pengelolaan sampah dan ketersedian air bersih. Warga mengeluhkan susahnya mengakses air bersih.
Candra berharap dengan pengalaman Fathani sebagai pemilik pabrik air minum mampu menyelesaikan persoalan air bersih di Lhokseumawe.[](ril)



