LHOKSEUMAWE – Camat Dewantara, Aceh Utara Amir Hamzah mengaku belum mendapatkan kabar tentang warganya, Halimatus Sakdiyah, asal Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, yang dilaporkan meninggal dunia di Hospital Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat kemarin. Hal sama juga dikatakan Geuchik Tambon Baroh, Muzakir.
Saya belum tahu itu, insya Allah segera saya informasikan ke aparatur gampong (Tambon Baroh), mungkin keluarga mendiang juga belum tahu, ujar Amir Hamzah dihubungi portalsatu.com, Sabtu, 1 Juli 2017.
Amir Hamzah mengaku sedang mengurus pemulangan jenazah kerabatnya, Munzir, asal Matang Glumpang Dua, Bireuen, yang meninggal dunia di Malaysia. Kata dia, jenazah Munzir akan dipulangkan ke Aceh dengan pesawat, besok (Minggu). Biaya pemulangan jenazah Munzir, kata Amir, ditanggung perkumpulan warga asal Aceh di negeri jiran tersebut.
Saya juga sedang menunggu jenazah kerabat dipulangkan dari Malaysia. Tidak ada kendala biaya, semua sudah diurus oleh perkumpulan masyarakat Aceh di sana. Terkait jasad Halimah, saya akan coba koordinasi dengan masyarakat kita di sana, semoga saja bisa dibantu seperti kerabat saya, ujar Amir.
Dihubungi terpisah, Geuchik Tambon Baroh Muzakir mengaku sedang berada di Medan dengan sejumlah aparat gampong lainnya termasuk Kepala Dusun Perdamaian III.
Saya belum tahu, kebetulan saya di Medan karena ada pesta pernikahan salah seorang warga. Kepala Dusun Perdamaian juga di sini, saya akan cek segera informasi itu ke warga di kampung, nanti saya kabari kembali, kata Muzakir.
Diberitakan sebelumnya, Halimatus Sakdiyah, tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Perdamaian III, Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara dikabarkan meninggal dunia, Jumat, 30 Juni 2017, sekitar pukul 16.00 WIB, di salah satu rumah sakit di Kuala Lumpur, Malaysia. Pemulangan jasadnya masih terkendala biaya.
Informasi diterima portalsatu.com, Sabtu, 1 Juli 2017, sore dari Ikhsan Nurdin, Direktur Gerakan Aceh Nusantara (GAN), Halimatus Sakdiyah meninggal dunia akibat penyakit pneumonia (paru-paru basah).
Informasi tersebut saya dapatkan dari pihak Hospital Kuala Lumpur. Sampai saat ini jasadnya masih disemayamkan di rumah sakit tersebut, dan belum bisa dipulangkan ke kampung halaman karena belum ada biaya, terang Ikhsan.[]



