KUALA SIMPANG – Anwar Syahdat, warga Gampong Simpang Kiri, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, dilaporkan meninggal dunia tertimpa pohon akibat angin kencang, di hutan perbatasan Aceh Timur-Gayo Lues, Senin, 8 Februari 2016.
Informasi dihimpun portalsatu.com, jenazah Anwar Syahdat diperkirakan sudah mencapai enam hari di hutan itu. Ketua SAR Aceh Tamiang Syaiful Syahputra melalui Jimmy, wakil ketua SAR setempat, saat dihubungi via telepon selulernya, Sabtu, 13 Februari 2016, membenarkan adanya musibah tersebut. Saat ini tim SAR bersama sejumlah warga Aceh Tamiang sedang melalukan evakuasi.
Jimmy menyebutkan, mulanya Anwar Syahdat, Ali Hanafiah (ayah korban), Adison, serta salah seorang warga lainnya yang belum diketahu identitasnya, dilaporkan pergi mencari kayu malem di pedalaman hutan Lokop Kabupaten Aceh Timur, sekitar 10 hari lalu.
Lokasi tujuan yang mereka tempuh begitu jauh, sehingga pada Senin malam lalu mereka bermalam di kamp pedalaman hutan tersebut. Namun tiba-tiba kamp yang mereka teduh itu tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang dan hujan. Salah satu dari mereka meninggal dunia, dan tiga lainnya mengalami luka serius di bagian kaki, kata Jimmy.
Setelah kejadian itu, lanjut Jimmy, dua di antaranya turun dari hutan berjalan kaki ke pemukiman warga untuk meminta bantuan dan juga mencari tempat yang ada sinyal telpon selulernya. Sementara jenazah Anwar dijaga oleh Ali Hanafiah, ayah kandung korban.
Pada hari Rabu pagi lalu mereka baru bisa terhubung memberikan informasi kepada masyarakat Gampong Tinding, sehingga sampailah informasi tersebut kepada kami tim SAR Aceh Tamiang, kata Jimmy.
Setelah mendapat informasi tersebut, kata Jimmy, tim Sar Aceh Tamiang bersama beberapa masyarakat Simpang Kiri segera menuju ke tempat kejadian.
Medan yang ditempuh begitu jauh sehingga kita baru sampai ke lokasi pada Jumat kemarin (12 Februari 2016). Kami juga sempat terhambat, karena saat menerima infiormasi itu, kami sedang mengevakuasi korban banjir, katanya.
Ia memperkirakan jenazah Anwar akan tiba di Aceh Tamiang pada sore hari ini. Seluruh personel yang dibantu masyarakat di sana saat ini sedang melakukan proses evakuasi jenazah, diperkirakan sampai di rumah duka pada sore nanti, ucap Jimmy.[]



