LHOKSUKON – Puluhan hektare (ha) sawah di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara terendam genangan air hujan. Para petani khawatir, curah hujan yang semakin tinggi akan membuat tanaman padi gagal tanam.

Mukhlis, 39 tahun, warga Gampong Simpang Lhe, Kecamatan Langkahan kepada portalsatu.com, Kamis, 10 November 2016 menyebutkan, tahun 2014 lalu sawah warga sempat terendam banjir akibat meluapnya air sungai. Hal itu terjadi karena curah hujan tinggi.

“Kami khawatir hal itu akan terulang lagi. Kami harap pemerintah dapat mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Saat ini sawah mulai terendam padahal padi baru beberapa waktu lalu ditanam,” ujarnya.

Sementara itu, Asnawi, Mantri Tani Kecamatan Tanah Jambo Aye mengatakan, salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya banjir akibat hujan adalah dengan gotong-royong, khususnya membersihkan saluran air yang tersumbat.

“Mulai sekarang warga sebaiknya melakukan gotong-royong membersihkan parit, saluran pembuangan, dan lainnya agar air hujan mengalir dan tidak tergenang,” kata Ansawi.[]