LHOKSUKON – Terpilih menjadi Duta Wisata Aceh 2016 merupakan satu kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi dara cantik ini. Ia pun bertekad akan mempromosikan wisata halal Aceh, sehingga dapat dikenal di mata dunia.
“Menjadi seorang duta merupakan suatu kehormatan luar biasa. Di sini saya bukan hanya dipercaya, namun juga diamanahkan menjadi panutan sebagai promotor untuk memajukan visi dan misi pariwisata Aceh agar dikenal di mata dunia,” kata Cut Putri Nuzulia Syarif, 20 tahun, Duta Wisata Aceh 2016 kepada portalsatu.com, Rabu 19 Oktober 2016.
Anak tunggal pasangan Almarhum Teuku Syarifuddin,SE dan Susmery Arif,SE itu saat ini tercatat sebagai mahasiswi di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara (USU). Ia pun mengaku sudah terjun ke dunia modeling saat masih duduk di Taman Kanak-kanak (TK).
“Saya sudah terjun ke modeling sejak masih di Taman Kanak-kanak (TK). Namun saya hanya mengikuti event yang bernuansa Islami dengan busana muslim. Saya sering ikut fashion show busana muslim, lomba nyanyi, musikalisasi puisi, hingga lomba menggambar. Alhamdulillah dukungan keluarga luar biasa, sehingga saya bisa sampai di tahap ini,” ujar Putri daerah Kecamatan Dewantara, Aceh Utara itu.
Cut Putri berharap seluruh masyarakat Aceh dapat bersatu dan saling bahu-membahu mewujudkan kesuksesan Aceh. Bukan hanya dari aspek pariwisata, tapi juga berlaku untuk aspek lainnya.
“Jika masyarakat bersatu, maka Aceh akan mampu menyempurnakan wisata halal. Mari kita bersatu untuk mewujudkannya agar kita benar-benar dapat menjadi rahmatan lil alamin, yakni rahmat bagi seluruh alam,” tandas Putri.
Berikut sejumlah prestasi yang pernah diraih Duta Wisata Aceh 2016, Juara Harapan III Busana Muslim Tingkat SMP se-Kabupaten Kota Aceh Utara 2009, Juara Harapan II Cut Kak Pra-Remaja se-Provinsi Aceh 2010, Juara II Putri Bunga se-Provinsi Aceh 2010, Juara I Vokal Grup Porseni se-Kabupaten Kota Aceh Utara 2010, Juara II Vokal Grup Porseni se-Provinsi Aceh 2010 dan Juara I Busana Muslim pada ultah PWP ARUN 2011 dan lainnya.[]

