BLANGKEJEREN – Masyarakat Kabupaten Gayo Lues diminta bersabar soal kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas Elpiji paska banjir dan tanah longsor, Pemerintah Daerah bersama TNI Polri sedang berusaha agar semua berjalan lancar paska bencana.

Dandim 0113/GL Letkol Inf. Agus Satriyo Wibowo SIP., didampinggi Danunit Intel Kodim 0113 Gayo Lues Lettu Sataruddin, Sabtu malam, 6 Desember 2025, mengatakan Forkopimda sudah berkoordinasi dengan pihak SPBU agar BBM bisa secepatnya masuk ke Gayo Lues melalui jalur Abdya.

“Untuk Gas Elpiji juga sudah kita koordinasikan, namun untuk sementara di Abdya jg sedang kosong, dan kita sedang berupaya mencari ke Melaboh,” katanya.

Di Aceh Tenggara, Gas Elpiji untuk Gayo Lues juga sudah disiapkanl sebanyak 1.200 tabung, tetapi masih belum bisa dibawa ke Gayo Lues lantaran masih ada jalan Longsor dan amblas yang belum bisa dilewati.

“Untuk bahan pokok masih ada, masyarakat jangan takut, yang masuk itu banyak, baik melalui donasi, Dorlok, dari TNI maupun bantuan lainya. Hanya saja Pemerintah sekarang memprioritaskan yang ada di tenda pengungsian dan yang terisolir,” ujarnya.

Dandim Gayo Lues mengaku bahwa Bupati sama sekali tidak pilih kasih, hanya saja, yang berada ditenda pengungsian dan yang berada di tempat terisolir lebih diutamakan tanpa membiarkan warga yang terdampak banjir.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Gayo Lues agar bersabar, tetap tenang, dan melakukan langkah agar banjir tidak terjadi lagi. Kami di Forkopimda akan terus berupaya agar situasi dan kondisi Gayo Lues normal kembali, baik dengan cara berkoordonasi dengan Provinsi maupun Pusat, serta bekerja melakukan penerobosan jalan yang longsor dan menyalurkan sembako kepada pengungsi,” katanya agar warga Gayo Lues jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak benar.[]