Rabu, Juli 24, 2024

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....

Puluhan Siswa MTs Swasta...

SIGLI - Diduga keracunan, puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Tgk Syik Dayah...
BerandaDarurat Corona, Mahasiswa...

Darurat Corona, Mahasiswa Pascasarjana Aceh di Jakarta Buka Posko Online

JAKARTA – Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh – Jakarta, membuka Posko Online, sebagai bentuk solidaritas bersama di perantaun, agar bisa memantau kondisi dan kesehatan mahasiswa Aceh, baik yang sedang kuliah S1, S2 dan S3 di berbagai perguruan tinggi di DKI Jakarta.

“Setelah mempelajari situasi dan kondisi pemberlakuan darurat corona oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo dan imbauan Plt. Gubernur Aceh, Bapak. Ir. H. Nova Iriansyah, M.T., agar masyarakat Aceh di perantauan menunda pulang kampung atau gsa u gampong, sampai keadaan darurat corona berakhir. Kami segera menindaklanjuti dan berdiskusi dengan teman-teman IMPAS setelah meminta berbagai masukan dari para tokoh Aceh di Jakarta, langsung membentuk Posko Online untuk melakukan pendataan kembali mahasiswa S1, S2, dan S3 yang berasal dari Aceh dan sedang kuliah di Jakarta, mengenai biodata, kondisi dan kebutuhan mahasiswa, agar tetap bisa bertahan di Jakarta,” kata Koordinator Umum Posko IMPAS Online, Fadhillah, dalam keterangannya. Rabu 1 April 2020.

Berdasarkan data empiris diperoleh, selanjutnya akan direkomendasi, didiskusikan dan diajukan kepada pihak-pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti nantinya. Fadhillah mengatakan, pengisian link kuesioner melalui 

“Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Wakil Koordinator Umum Agussalim via WhatsApp +62 852-7750-2424 atau Ketua Bidang Humas, Andri di nomor 081262091163, selain itu juga terbuka komunikasi via emailperempuanimpas1920@gmail.com,” tuturnya.

“Begitu pula bagi para donatur yang ingin berpartisipasi meringankan beban mahasiswa di perantauan, bisa menyalurkan melalui BNI 46 No. Rek. 0220750951 an. Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh – Jakarta,” ujar kandidat doktor di Universitas Negeri Jakarta itu.

Ketua Umum IMPAS, Yunizar ZA., menambahkan, mahasiswa yang sedang kuliah di Jakarta, bukan semua berasal dari keluarga mampu atau mendapatkan beasiswa dari pemerintah atau sponsor. Akan tetapi, karena banyak yang nekat dan tekad kuat, yang kemudian mengantarkan mereka bisa kuliah di berbagai perguruan tinggi di Jakarta. Oleh sebab itu, dengan adanya Posko Online, diharapkan bisa mendata dan membantu mahasiswa kurang mampu agar tetap bisa bertahan di Jakarta.

Secara terpisah, Ketua Dewan Pertimbangan IMPAS, Muntasir Ramli, mengapresiasikan pembentukan Posko Online atau Virtual oleh Koordinator Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesehatan IMPAS, Fadhillah Cs. Menurut Muntasir, ini langkah kongkret dan penting, agar bisa memantau kesehatan mahasiswa Aceh di Jakarta dan membantu koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kami berharap teman-teman mahasiswa di Jakarta, tetap mengutamakan menjaga kesehatan, mengingat Jakarta termasuk zona merah penyebaran Coronavirus Diseases-2019 (Covid-19). Jika tidak ada hal terlalu penting dan mendesak, lebih baik untuk sementara waktu melakukan karantina mandiri sampai batas waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah”.

“Sebenarnya yang perlu dijaga jarak fisik (physical distancing) agar tidak tertular Covid-19, bukan jarak sosial (social distancing). Justru, itu yang harus diperkuat dalam menghadapi ujian berat dari Allah Swt, dan kita doakan agar kondisi ini cepat berlalu sebelum Ramadan tiba,” pungkas Muntasir.[]

Baca juga: