LHOKSEUMAWE – Dayah Tahfidzul Qur'an Al-Markazul Islami (DATAQU-AI) Islamic Center Lhokseumawe mewisuda 37 santri tingkat Ssekolah Menengah Pertama-Islam Terpadu (SMP-IT). Wisuda dilakukan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di dayah tersebut, Kamis, 2 Mei 2019.
Ketua panitia, Tgk. Muhibuddin, mengatakan, sebanyak 37 peserta wisuda itu, 26 putra dan 11 putri yang telah menyelesaikan target hafalan mereka sesuai dengan kurikulum maksimal dayah 6 juz dan minimal 3 juz.
Direktur DATAQU-AI Islamic Center Lhokseumawe, Tgk. M. Zulfadhli Razali, S.Pd., menyampaikan, kurikulum dayah dalam program Islam Terpadu (IT) bukan saja mengungguli cabang hafiz, tetapi juga mengantongi kitab kuning sebagai dasar kurikulum dayah di Aceh.
“Di bawah Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, jenjang SMP-IT DATAQU-AI juga telah meraih bebarapa prestasi baik di tingkat Pemko Lhokseumawe, provinsi maupun nasional,” kata Fadhli Al Fasiy, sapaan akrab untuk alumni Da'i Aksi Indosiar tersebut.
Menurut Fadhli, sebenarnya berat rasanya untuk meninggalkan para wisudawan hari ini (Kamis/kemarin), karena 10 dari 37 peserta merupakan anak-anak yang mengharumkan nama Kota Lhokseumawe dan Aceh di bidang scientis. Untuk itu, pihaknya berharap kepada wali santri untuk terus memberikan motivasi bagi mereka dalam menghafal Alquran.
“Dewan guru dan para wisudawan telah berjanji bahwa apapun cita-citanya, kita tetap seorang hafizul quran,” ujar Fadhli.
Sementara itu, Pembina DATAQU-AI, Tgk. M. Maxsalmina S.H., M.H., berharap ke depan para santri lebih giat menghafal Alquran dengan muttaqin, sebagaimana tema yang diusung “Menjadi hafizd yang muttaqin, berkarakter menuju generasi qur'ani”.[](rilis)



