BLANGKEJEREN – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues melakukan pertemuan masa Reses ke-II pada masa sidang ke-III DPRK tahun 2026, pertemuan anggota dewan dengan warga itu berlangsung di Blangsere, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Anggota Dewan yang melakukan pertemuan Reses tersebut adalah H. Ali Husin, H. Ibnu Hasim Abdussalam, Ali Amran, Mustahil Abd Karim, Rasid, dan M. Nur. Anggota Dewan itu langsung bertemu dengan perwakilan warga dari Kecamatan Kotapanjang, Blangjerango, Tripe Jaya, dan dari Kecamatan Terangun.
Perwakilan warga dari Kecamatan Teragun A. Salihan menyampaikan beberapa hal terkait polemik paska bencana, diantaranya Kecamatan Teragun tidak terurus, jalan Simpang Kampus-Akul-Blangkede rusak parah tanpa diperbaiki, petugaa Puskesmas Teragun baru buka pukul 11:00 Wib dan tidak tersedia obat untuk pasien.
“Sekolah SMP Negeri dan SMA juga menuai masalah, belum jam pulang, siswa sudah pulang. Dan malahan gurunya hanya ada Dua hingga Tiga orang. Begitu juga dengan barang subsidi seperti BBM, Gas Elpiji, dan Pupuk Subsidi, harganya tidak sesuai dengan yang diterapkan Pemerintah,” katanya.
Begitu juga dengan yang disampaikan Samad dari Kecamatan Tripe Jaya, katanya, kondisi jalan dari Uyem Beriring ke desa Rerebe paska Bencana masih sangat rusak dan butuh perbaikan dengan segera.
“Mohon anggota dewan juga menyampaikan kepada Pemerintah agar menyediakan obat obatan di Puskesmas Tripe Jaya, banyak sekali warga yang berobat, petugas menyebut obat tidak ada, selain itu mohon juga dibagun jembtan Rerebe yang hanyut dibawa banjir, pembangunan Irigasi dan pembersihan sawah yang tertimbun lumpur,” katanya.
Perwakilan warga dari masing-masing Kecamatan lainya juga menyampaikan berbagai persoalan lainya paska bencana banjir dan tanah longsor, namun yang masih menjadi perhatian adalah jalan lintas Provinsi Gayo Lues-Abdya yang hingga kini tak kunjung tuntas dilakukan perbaikan oleh pihak yang berwenang.
Untuk itu, Anggota Dewan dari Dapil II dan warga mendesak agar Bupati Gayo Lues, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Pusat segera melakukan perbaikan jalan yang sangat menyulitkan warga, dan membuat harga kebutuhan pokok naik drastis.
“Usulan dan laporan masyarakat sudah kami catat semuanya, kami akan sampaikan kepada Pemerintah Daerah agar segera ditindak lanjuti,” kata H. Ibnu Hasim anggota DPRK dari Partai Demokrat.[]


