LHOKSEUMAWE – Ratusan kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) ditemukan di empat kecamatan di Lhokseumawe. Angka ini merupakan hasil temuan Dinas Kesehatan setempat terhitung sejak Januari hingga September 2016.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dr. Herliza mengatakan, saat ini kasus penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk ades aegypti itu mengalami peningkatan signifikan.

“Hingga priode September 2016 ini memang ada peningkatan untuk kasus DBD di Kota Lhokseumawe, makanya butuh peran dari semua pihak agar bisa memberantas penyakit ini dan menekan jumlah angka penderitanya,” kata Herliza kepada portalsatu.com, Senin, 9 September 2016.

Herliza menyebutkan, hingga September 2016 telah mencapai angka ratusan, bagi setiap masyarakat harus membiasakan pola hidup bersih dan jangan sampai ada yang membiarkan perkembangbiakan jentik di tempat air yang tergenang.

Secara umum kata dia penderita penyakit DBD tidak mengenal usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Apabila ada masyarakat yang mengalami gejala penyakit itu, ia menyarankan segera berobat ke Puskesmas terdekat dan bila ada desa yang endemis agar segera melaporkan ke Dinkes Lhokseumawe untuk dilakukan pengasapan atau foging.

“Ada tempat-tempat tertentu yang bisa berkembang biaknya jentik, seperti di dispenser, bak mandi, saluran yang tersumbat dan beberapa tempat lainnya yang airnya tergenang. Maka hal-hal yang seperti ini harus diantisipasi dengan baik,” sebut Herliza.

Herliza mengimbau setiap camat dan para geuchik, dan seluruh elemen masyarakat lainnya agar bisa menciptakan desa yang bersih dan sehat di wilayah kerjanya, sehingga bisa terbebas dari masalah DBD dengan menerapkan perilaku 3M Plus.

Perilaku 3M Plus adalah menguras tempat penampungan air, lalu menutup rapat-rapat tempat penampungan air, kemudian mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air. Lalu Plus yang dimaksud adalah melakukan pencegahan seperti menggunakan kelambu dan memberi bubuk larvasida pada tempat penampungan air.[](ihn)