SIGLI – Dua penumpang mobil L.300 pikap meninggal dunia, dan satu orang luka berat, tapi seorang bayi tiga tahun selamat dalam kecalakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Banda Aceh – Medan, Gampong Simpang Beutong,  Kecamatan Muara Tiga,  Kabupaten Pidie, Minggu, 8 Maret 2020.

Kasat Lantas Polres Pidie, AKP Dede Kurniawan, Senin, 9 Maret 2020 mengatakan, laka tunggal yang terjadi sekitar pukul 18:30 WIB, menyebabkan, Tgk. Jailani (43) dan Syakdiah (70), keduanya warga Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSU Tgk. Chik Ditiro, Sigli, Pidie.

“Dua penumpang meninggal dunia, satu orang kritis dan 8 lainnya mengalami luka ringan. Salah satunya Zahra Hanum, balita berumur tiga tahun selamat, hanya mengalami luka ringan,” ujar Kasat Lantas. 

Kasat Lantas menjelaskan, kasus laka tunggal yang menyebabkan dua nyawa melayang itu sedang ditangani pihaknya. Mauliddin (25) sopir L300 pikap dengan nomor polisi 8325 KN kini diamankan di Polres Pidie guna dimintai keterangan. 

Adapun kronologi kejadian, menurut Dede, mobil yang dikemudikan Mauliddin membawa 12 penumpang asal Aceh Utara itu pulang dari Banda Aceh. Setiba di kilometer 82 – 83 Gampong Simpang Beutong, tepatnya di tikungan patah, sopir tidak dapat mengendalikan mobilnya yang melaju dalam kecepatan tinggi. Akhirnya terjungkal di badan jalan. 

“Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, ketika tiba di tikungan patah pengemudi tidak mampu mengendalikan lagi, sehingga mobil oleng dan langsung terbalik di badan jalan. Sementara penumpang yang duduk di baka belakang, terpental jatuh ke badan jalan,” papar Dede. 

Berikut data korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan dalam musibah tersebut:  

Tgk. Jailani (43), Syakdiah (70), meninggal dunia akibat luka dalam yang dideritanya. Sementara, Aminah (31) mengalami luka berat dengan kondisi luka robek di wajah dan kepala. Saat ini korban sudah dirujuk ke RSUZA Banda Aceh, setelah sempat dirawat di RSU Tgk. Chik Ditiro Sigli. 

Sedangkan korban luka ringan Nurul azmi (32), Zahara Hanum (3), Rahmi (37), ketiganya warga Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. 

Salwa Hanum (12), warga Dewantara. Nuzula Fitri (18), Nilawati (30), Wulandari (16) dan Arif Munandar (6), semuanya tercatat sebagai warga Gampong Geulumpang Sulu, Kecamatan Dewantara.[]