SUBULUSSALAM – Area perkantoran milik perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Asdal yang terdiri dari mes, barak, gudang minyak, gudang barang, dan kantor utama dibakar massa sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu, 2 Agustus 2017.
Insiden ini berawal setelah tokoh masyarakat Kecamatan Sultan Daulat, H. Zainal Abidin, ditangkap oleh pihak Kejaksaan Aceh Selatan malam tadi karema diduga terkait sengketa lahan dengan perusahaan tersebut.
Informasi diperoleh portalsatu.com, H. Zainal Abidin sempat ditahan di Mapolsek Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Rabu, 2 Agustus 2017 sekitar pukul 21.00 WIB. Ia akhirnya dibebaskan setelah ratusan massa mendatangi kantor tersebut.
Massa selanjutnya bergerak menuju PT Asdal yang berada di Desa Lae Langge yang berbatasan langsung dengan Desa Kapa Sesak, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan atau sekitar 10 kilometer dari Mapolsek Sultan Daulat.
Warga yang sebelumnya sudah emosi akibat penangkapan warganya, langsung membakar beberapa unit kantor PT Asdal. Massa yang berjumlah ratusan itu juga membakar berapa unit mobil milik perusahaan tersebut.
Pantauan portalsatu.com di lapangan, Kamis, 3 Agustus 2017 puluhan personel Polisi dan Brimob dari Polres Aceh Singkil dan Aceh Selatan bersiaga di lokasi.
Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin, S.I.K. juga tampak berada di lokasi. Pihak kepolisian sedang melakukan proses penyelidikan terkait penyebab terjadinya pembakaran fasilitas perusahaan itu.
“Polisi sedang melakukan proses penyelidikan, hasilnya belum dapat kami sampaikan sekarang karena masih kami dalami,” kata Kapolres.
Delapan mobil perusahaan rusak berat akibat insiden ini. Enam lainnya rusak ringan.[] (*sar)



