SIGLI – Seekor lembu betina mati dan empat lainnya lemas dengan kondisi mulut berbusa. Kelima lembu milik Salamuddin, 22 tahun, warga Gampong Labui, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, itu diduga diracun orang tak dikenal, Sabtu, 16 Januari 2016, malam.

Salamuddin kepada portalsatu.com, Minggu, 17 Januari 2016, mengatakan, ia baru mengetahui lembu itu mati pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu, ia hendak memberi rumput sebagai pakan untuk lembu tersebut.

“Seperti biasa, setiap pagi lembu yang saya kandangi, saya beri makan rumput. Betapa kagetnya ketika saya lihat semua lembu terbaring lemas dengan mulut berbusa,” terangnya.

Bahkan, lanjut Salamuddin, seekor induk lembu yang sedang hamil mati dalam kandang. Dia langsung melakukan upaya pengobatan seadanya, memberi santan dan gula aren. “Setelah saya beri gula dan santan, masih juga tidak ada perubahan. Akhirnya kami telpon petugas peternakan untuk dapat melihat kondisinya,” imbuhnya lagi.

Seorang personel Polsek Kecamatan Pidie dan mantri hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pidie, Bahar langsung menuju lokasi sekira pukul 12.00 WIB. Petugas itu mengecek kondisi ternak mati dan sakit yang diduga akibat diracun.

Namun, menurut Bahar, pihaknya belum bisa memastikan lembu itu mati akibat diracun karena terlebih dahulu harus dilakukan diuji melalui laboratorium. Dia mengambil sampel liur yang berbusa untuk diuji di lab. “Kita lakukan upaya pengobatan dengan memberi susu dan gula aren serta suntikan penawar racun,” terangnya.[]