JAKARTA – Kepala Divisi dan Profesi Pengamanan (Propam) Polri Brigjen Idham Aziz membenarkan terkait adanya dua anggota Brimob yang telah melakukan penembakan di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin, (10/10), lalu. Bahkan menurut Idham, saat ini dua anggota tersebut telah ditahan di Polda Kalsel. 

“Kalau tidak salah itu ada, kalau enggak salah Brimob-nya juga sudah ditahan (periksa) itu, pemeriksaan di Kalsel ya,” kata Idham melalui sambungan telepon pada Republika.co.id di Jakarta, Rabu (12/10).

Kabagpenum Polri Kombes Martinus Sitompul menjelaskan, peritiwa itu terjadi saat anggota tersebut melakukan patroli pengamanan di PT Sumber Argo Makmur di desa Bajayu Baru Daha Barat, Kandangan, Kabupaten Sungai Hulu Selatan (SHS). Patroli pada Senin sore itu menemukan empat warga yang tengah mencari ikan dengan menggunakan alat strum.

“Melihat hal tersebut, anggota Brimob mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak dua kali,” ujar Martinus di Mabes Polri.

Sayangnya, tembakan peringatan tersebut tidak diindahkan oleh warga tersebut. Sehingga anggota Brimob terpaksa harus mengarahkan tembakan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia atas nama Mukhlis (30 tahun). Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit Hasan Basri Kandangan. Selanjutnya dilakukan mediasi dengan pihak keluarga korban.[] sumber: republika.co.id