LANGSA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh mengelar workshop Jurnalistik Berbasis Budaya dan Wisata di Hotel Harmoni Kota Langsa, Sabtu-Minggu, 3-4 Desember 2016.
Kegiatan itu diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi mahasiswa di Kota Langsa. Di antaranya perwakilan organisasi Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh (KMPA), BEM IAIN Zawiyah Cot Kala, BEM Unsam, serta HMI Cabang Kota Langsa.
Sekretaris Disporabudpar Kota Langsa Azhar Akbar dalam sambutannya mengatakan pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. “Mari kita gunakan media sebagai senjata untuk mempromosikan Aceh ke dunia. Perlu kerja sama semua pihak untuk mempromosikan wisata Aceh. Salah satunya seperti workshop yang dilaksanakan pada hari ini,” kata Azhar mewakili Kadisbudpar Aceh Reza Fahlevi.
Azhar menjelaskan, Aceh merupakan salah satu provinsi yang mendapat perhatian serius dari pemerintah terkait promosi wisata halal di Indonesia.
“Kita harap kerja sama semua kalangan untuk terus mempromosikan hal-hal positif di Aceh. Bukan suasana konflik yang kita gambarkan, tapi hal-hal yang indahlah kita promosikan kepada dunia agar banyak wisatawan berkunjung ke Aceh,” katanya.
Semantara itu, anggota DPRK Langsa Zulkifli Latif dalam sambutannya berharap Langsa menjadi ikon kota wisata yang mampu melahirkan destinasi wisata menarik para pengunjung.
“Saya harap dengan kerja sama seperti ini semua pemuda dan mahasiswa mampu dan terus merawat Kota Langsa menjadi kota yang bersih indah dan aman,” ucap Zulkifli.
Zulkifli mengaku sebelum ada qanun yang mengatur tentang pariwisata, PAD Langsa sangat rendah. Namun sejak empat tahun terakhir, setelah ada qanun tentang pariwisata, PAD Langsa mulai meningkat.
“Ini patut kita pertahankan dan terus ditingkatkan. Karena itu perlu dukungan semua pihak, termasuk para pemuda dan mahasiswa Kota Langsa” kata Zulkifli.[]



