LHOKSEUMAWE – Zulkifli bin Cut Amad alias Doly dilaporkan berduet dengan Tgk. Amni bin Ahmad Marzuki untuk maju sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Lhokseumawe pada pilkada 2017. Pasangan ini diusung sejumlah partai nasional, di antaranya PAN, Hanura dan Golkar.

Doly dan Tgk. Amni merupakan tokoh GAM pada masa konflik bersenjata. Doly terlibat sebagai negosiator GAM. Tgk. Amni menjadi anggota tim Juru Runding GAM dengan RI yang difasilitasi Henry Dunant Centre (HDC) tahun 2000 silam.

Pascadamai Aceh tahun 2005, Doly menjadi Representatif GAM untuk AMM kantor perwakilan Aceh Utara dan Lhokseumawe.

Sedangkan Tgk. Amni menjadi Representatif GAM untuk AMM kantor perwakilan Aceh, satu tim dengan Irwandi Yusuf.

Doly yang merupakan putra Paloh, Muara Satu, Lhokseumawe lantas terpilih sebagai anggota DPRA dari Partai Aceh (PA) 2009-2014.

Sedangkan Tgk. Amni yang adalah putra Kandang, Muara Dua, Lhokseumawe menjadi penasehat Partai Nasional Aceh (PNA), partai lokal yang didirikan bersama Irwandi Yusuf dan tokoh berlatar belakang GAM lainnya.

Menjawab portalsatu.com lewat pesan pendek usai Magrib tadi, Doly membenarkan Tgk. Amni menjadi pendampingnya pada pilkada Lhokseumawe 2017. “Ya, Bang,” tulis Doly. 

Ketika dihubungi lewat telpon seluler, Doly mengaku sedang berada di Jakarta. “Ban lheuh pertemuan dengan Ketua PAN di Jakarta. Enteuk lon telpon droe neuh,” ujar Doly.

Sementara itu, salah seorang mantan kombatan GAM menyampaikan apresiasi kepada Tgk. Amni yang bersedia menjadi pendamping Doly pada pilkada nanti. 

“Saya apresiasi sikap beliau yang menurut saya itu sangat luar biasa. Meski beliau lebih senior, tapi bersedia menjadi calon wakil wali kota mendampingi Doly sebagai calon wali kota,” kata mantan kombatan yang minta namanya tidak disebutkan. Mantan kombatan ini dikenal dekat dengan Tgk. Amni.[]