BerandaNewsDPRA Gelar RDPU Rancangan Qanun Baitul Mal, Ini Kata Ketua Komisi VII

DPRA Gelar RDPU Rancangan Qanun Baitul Mal, Ini Kata Ketua Komisi VII

Populer

BANDA ACEH – Komisi VII DPRA mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk menerima masukan dari berbagai daerah terkait penyempurnaan Qanun Aceh tentang Baitul Mal, di Ruang Utama Gedung DPRA, Rabu, 31 Oktober 2018.

Ketua Komisi VII DPRA, H. Ghufran Zainal Abidin, M.A., usai RDPU itu kepada wartawan mengatakan, Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2007 tentang Baitul Mal akan dilakukan perubahan. Oleh karena itu, Komisi VII Bidang Agama dan Kebudayaan dan DPRA menggelar RDPU untuk menerima masukan dari berbagai kalangan.

“Setelah komunikasi antara DPRA dengan Plt. Gubernur, untuk melanjutkan kembali pembahasan. Nama judul Qanun Infak dan Sedekah kini menjadi Baitul Mal. Dan revisi yang telah dilakukan tersebut mencapai 50 persen lebih, atau dinamakan dengan qanun baru, bukan lagi revisi,” kata Ghufran.

Menurut Gufran, RDPU berlangsung dari pagi sampai siang itu dihadiri belasan ormas dan kepala atau perwakilan Baitul Mal kabupaten/kota untuk memberikan masukan. DPRA juga mengundang Fakrurrazi dari Jakarta mewakili Badan Wakaf Indonesia (BWI).

“Semangatnya (rancangan qanun ini) adalah untuk mengatur harta agama kita di Aceh ini lebih tertib. Dan dengan adanya RDPU ini kita sudah banyak mendapat masukan. Setelah qanun ini disahkan akan menjadi lebih baik dari qanun sebelumnya. Tentu kita berharap penerimaan zakat, infak dan sedekah Aceh ini meningkat ke depan,” kata Ghufran.[]
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya